Berita

FADLI ZON/NET

Politik

Fadli Zon: Jokowi, Buktikan Kapan Ekonomi Meroket

JUMAT, 02 OKTOBER 2015 | 12:03 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Jokowi dalam waktu dekat akan mengeluarkan paket kebijakan ekonomi jilid III. Paket ekonomi kembali digulirkan untuk menggairahkan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk menguatkan posisi rupiah terhadap dolar AS.

Menurut Wakil Ketua DPR Fadli Zon, sejak dulu krisis ekonomi bermula dari depresiasi rupiah, hingga merambat ke krisis sosial politik dan berlanjut ke krisis kepemimpinan.

Jelas dia, kalau kebijakan sudah banyak yang digulirkan, namun perekonomian belum menunjukkan perbaikan. Maka harus ada evaluasi.


"Apakah kebijakan yang salah atau kepemimpinan?" ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (2/10).

Apalagi, tambah Fadli, Presiden Jokowo pernah berjanji ekonomi nasional sudah akan meroket pada September. Namun memasuki Oktober saat ini ekonomi masih stagnan dan terkesan masih menurun.

"Sekarang buktinya apa? Sekarang kita sudah di bulan Oktober, September kemarin yang meroket adalah rupiah semakin lemah," ungkap wakil ketua umum Partai Gerindra ini.

Kalau tidak terbukti, lanjut Fadli, sebaiknya presiden tidak mengucapkan dan menjanjikannya. Paslnya, masyarakat dan pelaku dunia usaha, termasuk investor asing, akan semakin tidak percaya kepada pemerintah Indonesia.

"Ini menumbuhkan ketidakpercayaan dan tidak bisa diandalkan. Jadi, enggak usah dibicarakan dan dijanjikan, dibuktikan saja kapan ekonomi meroket," demikian Fadli. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya