Berita

oso/net

Oso: Untung Sekarang Semua Rindu Pancasila

JUMAT, 02 OKTOBER 2015 | 08:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Saat ini bangsa Indonesia sudah banyak kehilangan rasa nasionalisme. Ini bisa terjadi karena elemen bangsa kurang mengamalkan dan menjabarkan 4 Pilar MPR. Untuk itu, penting bagi MPR bertugas dalam mensosialisasikan 4 Pilar, yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Begitu sambutan Wakil Ketua MPR Oesman Sapta dalam acara Training of Trainer (ToT) 4 Pilar MPR di Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/10). Acara ini turut diikuti sebanyak 100 orang dari 26 organisasi kemasyarakatan dan pemuda

Oso, begitu ia disapa, berharap acara ToT ini bisa membangun komunikasi dengan masyarakat melalui pengurus organisasi pemuda dan kemasyarakatan secara terus menerus. Pasalnya, lanjut Oso, MPR tidak bisa sendirian dalam mensosialisasikan 4 Pilar kepada anak bangsa.


"Tanpa kalian sosialisasi 4 Pilar tak maksimal," ujarnya.

Oso melanjutkan, bangsa Indonesia harus konsisten menghafalkan, mengamalkan, memahami, serta menghayati 4 Pilar.
Sebagai warga negara yang konsen pada masalah kebangsaan, maka bangsa Indonesia harus mengakui bahwa tidak ada negara di dunia ini yang bisa berdiri tanpa ideologi. Termasuk, tidak ada negara di dunia yang bisa berdiri kokoh bila rakyatnya tidak memahami ideologi bangsanya.

Pendiri bangsa telah merumuskan Pancasila sebagai dasar dan ideologi Indonesia. Tanpa Pancasila, Indonesia tak akan pernah ada. Tapi sayang saat ini, bangsa Indonesia hampir tergelincir karena mengingkari Pancasila.

"Untung sekarang semua rindu Pancasila (jadi bangsa ini belum tergelincir)," sambungnya.

Selain Pancasila, negara ini akan tertib apabila dibangun dengan konstitusi yang menjamin kepastian hukum. Konstitusi yang dimaksud adalah UUD NRI Tahun 1945.

"Semua peraturan harus bersumber pada Pancasila dan UUD," tandas anggota DPD RI itu. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya