Berita

ilustrasi/net

Jatam Desak Komisi Hukum Motori Pembentukan Pansus Agraria

KAMIS, 01 OKTOBER 2015 | 18:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisi III DPR menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan LSM Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10) sore.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin itu membahas ‎kasus terbunuhnya aktivis tani Salim alias Kancil karena konflik lahan di Lumajang Jawa Timur. Mereka menyoroti soal penegakan hukum dalam kasus lahan itu.

‎Manager Kampanye Jatam, Ki Bagus Hadi Kusum‎ mengatakan, p‎emberian izin tambang pasir di daerah almarhum Salim sudah menyalahi aturan yang berlaku. Karena lahan yang digunakan adalah kawasan pesisir yang sudah menjadi kawasan lindung.


"Dari ini pembiaran dilakukan. Penyelesaian seharusnya tidak hanya pada kasus Pak Salim dan Pak Tosan. Harus diurai juga akar permasalahannya," kata Bagus.

Aktor intelektual juga perlu didalami.‎ Termasuk, kepala desa yang harus ditelisik.

"Akar masalahnya adalah pertambangan difasilitasi oleh pemerintah daerah setempat. Kami berharap DPR membuat Pansus terkait kasus agraria. Terkait Lumajang, bisa dilibatkan Komisi III dan Komisi VII juga. Kementerian Lingkungan Hidup, Kemendagri, ESDM perlu terlibat aktif," pinta Bagus.

Ia menambahkan, sebelum terbunuhnya Salim Kancil, ‎sebenarnya sudah ada ancaman dan sudah dilaporkan kepada pihak berwajib. Namun Polres Lumajang tidak bergerak.

‎Seperti diketahui, dua aktivis tani di Lumajang Jawa Timur dianiaya dengan sadis oleh sekelompok orang tidak dikenal. Salim alis Kancil meninggal dunia setelah digergaji, sementara Tosan dirawat intensif di sebuah Rumah Sakit. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya