Berita

victor laiskodat/net

Politik

Ketua Fraksi Nasdem Luruskan Isu Pertemuan Surya Paloh dan Gatot

KAMIS, 01 OKTOBER 2015 | 15:04 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tuduhan bahwa pertemuan petinggi Nasdem dengan mantan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho dan pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dilakukan untuk membicarakan penanganan kasus di Pemprov Sumut yang sedang ditangani Kejaksaan dibantah.

Ketua DPP Partai Nasdem Victor Laiskodat meluruskan. Menurutnya pertemuan antara Gatot yang saat itu masih menjabat gubernur dan Erry yang merupakan ketua DPW Nasdem Sumut menjabat sebagai wakil gubernur dilakukan atas permintaan Gatot.

"Gatot minta sebagai gubernur bahwa ada masalah dengan wakil gubernur, yang tidak pernah cocok. Nah itu, minta untuk ketemu supaya dinamika mereka ya damai. Setelah keluar dari situ harus berdamai, itu perintah Bang Surya (Surya Paloh), sebagai kakak untuk memberikan nasehat pada adik-adiknya," ujar Victor di gedung DPR, Jakarta, Kamis (1/10).


Ketua Fraksi Nasdem DPR ini juga menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran dalam pertemuan tersebut. Terlebih itu dilakukan di kantor Nasdem.

"Ketua umum Partai Nasdem itu bertemu dengan Gatot di kantor Nasdem, kalau di kantor siapapun datang boleh dong, bertemu yang nggak boleh namanya ketua umum itu ketemu terus minta duit," papar Victor.

Viktor tidak melihat kasus ini telah menyeret Partai Nasdem, termasuk nama Surya Paloh.

"Saya tidak pernah berpikir seperti itu, kita berpikir positif aja, silakan saja mau sebut siapapun, pertanyaannya kembali kepada moralitas dan hati nuranimu," terangnya.

KPK juga menyebut tidak menutup kemungkinan mengundang Surya Paloh?

"Siapa aja di negeri ini boleh diminta datang, enggak ada masalah itu," jawab Victor. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya