Berita

prananda paloh/net

Politik

Anak Surya Paloh Yakin Bapaknya Tidak Akan Mangkir Saat Dipanggil KPK

KAMIS, 01 OKTOBER 2015 | 12:01 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekjen DPP Partai Nasdem Patrice Rio Capella, belakangan beredar kabar KPK juga bakal menggarap Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh.

Pemeriksaan mereka dikabarkan terkait pertemuan petinggi Nasdem dengan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi (Ketua DPW Nasdem Sumut) di DPP Partai Nasdem.
Pertemuan itu disebut-sebut sebagai pengaturan kasus bansos Pemprov Sumut di Kejaksaan. Ada juga yang mengatakan, pertemuan itu hanya forum islah untuk mendamaikan Gatot-Erry.

Namun demikian, anak Surya Paloh yang juga sebagai anggota Komisi I DPR, Pranando Paloh mengatakan bahwa sebagai warga negara yang baik, siapa pun yang dipanggil KPK harus memenuhinya.

Namun demikian, anak Surya Paloh yang juga sebagai anggota Komisi I DPR, Pranando Paloh mengatakan bahwa sebagai warga negara yang baik, siapa pun yang dipanggil KPK harus memenuhinya.

"Saya nggak komentar (soal wacana pemeriksaan SP), tapi bagaimana pun juga, sebagai warga yang taat kepada hukum, kalau memang diperiksa ya silahkan, tapi kita lihat saja nanti," ujar Prananda di sela-sela HUT Perdana Fraksi NasDem di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Kamis, 1/10).

Ia menegaskan soal hukum, bukan kapasitas dia untuk menjawabnya.

"Kalau saya bukan kapasitas menjawab itu, tanyakan ke anggota lain atau pengurus pusat. Tapi saya yakin, sebenarnya tidak ada masalah yang perlu digubris," ungkapnya.

Saat dikejar pertanyaan apakah ini upaya politisisasi terhadap Nasdem, lagi-lagi Pranando ogah menjawabnya.

"Bukan kapasitas saya menjawab, saya serahkan ke yang lebih pakar, Mungkin ketua fraksi yang menjawab," tukas dia. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya