Berita

nasdem/net

Politik

HUT Perdana F-Nasdem Diwarnai Pameran Foto dan Peluncuran Buku

KAMIS, 01 OKTOBER 2015 | 11:04 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Fraksi Partai Nasional Demokrat (F-Nasdem) memperingati hari ulang tahun (HUT) perdananya dengan pemeran foto, peluncuran buku 'Aku Indonesia: 70 Narasi Kebajikan Anak Bangsa', turnamen bulu tangkis piala PSP Cup.

Pameran foto Fraksi Nasdem digelar di lobi Nusantara II, gedung DPR, Senayan Jakarta, Kamis (1/10) hingga satu pekan ke depan. Sementara peluncuran buku akan digelar sore hari ini di Hotel Borobudur, Jakarta. Sementara turnamen bulu tangkis digelar pada 8 hingga 9 Oktober di Lapangan Bulu Tangkis DPR.

Direktur Media Center Fraksi Partai Nasdem, Joice Triatman menjelaskan bahwa acara tersebut dimaksudkan sebagai dedikasi Fraksi Nasdem bagi pembangunan peradaban bangsa Indonesia. Disebut dedikasi karena terbutnya buka tersebut dalam rangka menyambut HUT kemerdekaan RI yang ke-70.


"Buku tersebut berisi cerita-cerita laku kebijakan anak-anak bangsa dari berbagai latar belakang dan profesi. Itulah mengapa judul bukunya '70 narasi kebajikan'. Harapannya, buku ini akan memberikan inspirasi kepada anak-anak bangsa lainnya untuk melakukan jenis-jenis kebajikan lainnya bagi bangsa dan negara," ujar Joice di sela-sela acara.

Selain itu, Joice malanjutkan, kehadiran buku tersebut dimaksudkan untuk menambah keyakinan kepada kita bahwa bangsa ini masih punya harapan. Harapan tersebut beruapa usaha terus-menerus mewujudkan cita-cita kemerdekaan 1945.

Joice menerangkan, selama setahun berkiprah di DPR, Fraksi Nasdem bersyukur karena telah bisa memberi warna yang cukup berarti di DPR. Sebut saja penolakan dana aspirasi, konsekuen tidak duduk dalam posisi-posisi pimpinan di badan-badan-badan kelengkapan DPR.

"Selain itu, Fraksi Nasdem juga konsekuen dengan sikapnya untuk tidak melakukan kunjungan kerja ke luar negeri jika tidak memiliki dasar kepentingan yang kuat," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Joice, tahun-tahun mendatang adalah masa yang akan menjadi tantangan nyata bagi fraksi ini untuk berbuat lebih baik. Apalagi komitmen perubahan yang termaktub dalam jargon perubahan membutuhkan komitmen yang kuat dari pada kadernya, terutama bagi mereka yang saat ini di parlemen.[ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya