Berita

Gerindra: Yang Salah Adalah Presiden

RABU, 30 SEPTEMBER 2015 | 21:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Setelah Partai Amanat Nasional (PAN) bergabung mendukung Pemerintahan Jokowi-JK, kabar perombakan alias reshuffle kabinet jilid II semakin kencang. Apalagi ditambah perekonomian nasional yang terseok-seok belum menunjukkan pemulihan.

Mereka yang isunya akan dicopot adalah menteri yang minim prestasi, termasuk hasil reshuffle jilid I, Menko Perekonomian Darmin Nasution. Dia katanya kurang greget.

Namun, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Gus Irawan Pasaribu berpendapat lain. Ia menegaskan, sebenarnya kinerja menteri tidak banyak berpengaruh. Masalah pelemahan perekonomian justru tertumpu pada Presiden Joko Widodo (Jokowi).


"Paradigmanya bukan seperti itu (harus reshuffle), ini masalahnya di top leader (presiden), dia yang power full," kata politikus Partai Gerindra itu saat dikontak, Rabu (30/9).

Jelas Gus, kalau presiden punya program dan kebijakannya jelas, serta memiliki wibawa, maka otomatis perintah dan intruksi sang presiden tersebut akan dikerjakan dengan baik oleh para menterinya.

"Jadi ini soal style top leader," terangnya menambahkan.

Soal kabar pencopotan Darmin, menurut Gus terlalu cepat diwacanakan. Ia berpendapat sebaiknya diberi waktu dulu kepada para menteri hasil reshuffle jilid II.

"Saya kira, kasih waktu dulu lah kepada mereka untuk bekerja. Terlalu dini menilai mereka sekarang, kan mereka baru dua bulan bekerja," tukas legislator asal Sumut II itu. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya