Berita

setya novanto/net

Politik

Setya Novanto Sempat Ingin Menangis Melihat Korban Musibah Mina

RABU, 30 SEPTEMBER 2015 | 17:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua DPR RI Setya Novanto mengaku sedih saat menyaksikan langsung keadaan jamaah haji Indonesia di Makkah Arab Saudi.

Setnov, sapaan akrab politikus Golkar ini, sempat ingin menangis saat bertemu dengan jamaah haji yang turut mengalami tragedi Mina.

Politikus Golkar itu bercerita, setelah mengetahui insiden Mina, dia bersama Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Ketua BSDKP DPR Nurhayati Ali Assegaf dan Anggota DPR Jazuli Juwani langsung mengecek lokasi kejadian dan mendatangi beberapa rumah sakit.


"Di sebuah rumah sakit emergency, saya bertemu dengan salah satu jamaah haji Indonesia bernama Ati Royati, dia sudah tua, kakinya terluka kerena terinjak-injak di insiden Mina‎, waktu itu belum ditangani. Saya sempat ingin menangis melihatnya," cerita Setya saat jumpa pers di Ruang Wartawan, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Rabu, 30/9).

Saat di rumah sakit, Setnov juga bertemu dengan beberapa korban dan keluarga korban. Kata dia, pada saat itu ia dan rombongan sudah mengetahui ada 20-an jamaah Indonesia yang meninggal dunia, saat itu Kemenang RI lewat pemerintahan Aran baru mengidentifikasi 3 orang jamaah.

Ia juga bercerita, saat keluar dan berjalan sejauh 7 km menuju‎ TKP tersebut, sempat susah. Pasalnya, dia dan rombongan yang menginap di gedung Kerajaan sebagai tamu Raja Arab mendapat pengawalan ketat.

Akhirnya mereka menerobos pengawal kerajaan.  Jazuli yang fasih berbahasa arab meminta izin kepada pengawal bahwa mereka akan mencari makan di luar. Mereka beralasan sudah bosan dengan hidangan kerjaan Arab. Dan selama di perjalanan mereka selalu harus "mengelabui" petugas haji Arab.

"Kita di rumah sakit sampai jam 8 malam, kita dijemput pengawal kerajaan," tukas Setya menceritakan.dem]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya