Berita

zulhas/net

Ketua MPR: Jangan Malas, Agar Tidak Seperti Kata Bung Karno!

RABU, 30 SEPTEMBER 2015 | 12:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menerima audiensi‎ Dewan Pimpinan Pusat Mahasiswa Pancasila (DPP Mapancas) di ruang kerjanya, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Rabu, 30/9).

Pada bulan November 2015, DPP Mapancas mengadakan studi nasional. Dalam studi itu, pengurus Mapancas yang tersebar di seluruh Indonesia akan diundang. Selain dari kalangan internal, organisasi yang berdiri pada tahun 1958 itu juga akan mengundang badan eksekutif mahasiswa (BEM).

Sebagai acara yang besar dan strategis, Mapancas berkeinginan dalam kegiatan itu Ketua MPR membuka acara sekaligus menjadi pembicara utama. Keinginan tersebut langsung disampaikan oleh Ketua Umum Mapancas, Bambang W. Ganindra, saat beraudensi.


"Kami ingin mengundang bapak dalam acara itu, tak hanya membuka acara namun juga menjadi keynote speech," ujar Bambang.

Dikatakan Bambang, organisasi yang sekarang dipimpinnya itu, juga pernah beraudensi dengan pimpinan MPR periode yang lalu.

"Kami membawa nama Pancasila sehingga cukup tepat kalau kami menghadap ke MPR," kata Bambang.

Bambang mengakui bahwa organisasinya mempunyai visi yang sama dengan keinginan Zulkifli Hasan yakni menjadi politisi yang negarawan. Menurut Bambang sekarang masyarakat sudah jenuh dengan kegaduhan politik. Dirinya berharap agar virus-virus negarawan terus berkembang.

Bambang juga mengungkapkan bahwa anggota organisasinya bisa jadi tidak sebanyak dengan anggota organisasi lainnya, meski demikian dirinya dengan bangga mengatakan Mapancas hadir untuk memberi solusi dengan bijak.

"Kami bergerak memberi solusi dengan bijak. Kami menggunakan gagasan dan pikiran untuk berjuang," tambahnya. Dikatakan cara berjuang dengan turun ke jalan diakui kurang menyelesaikan masalah.

Bambang menambahkan demikian bukan omong kosong. Organisasinya sering melakukan judicial review terhadap undang-undang yang bertentangan dengan UUD NRI Tahun 1945. Hasilnya, meski kadang gugatannya itu ditolak oleh MK namun gagasannya itu sekarang digunakan DPR dalam menjalankan tugasnya.

Mendengar apa yang disampaikan itu, ketua MPR memberi apresiasi pada Mapancas. Menurutnya, perjuangan yang dipilih lewat gagasan dan jalur intelektual, sangat bagus. Ia memberi pesan bahwa di tangan generasi mudalah perjalanan bangsa ini akan diteruskan.

Untuk membangun perjuangan, diakui itu bukan jalan yang mudah. Pasti akan menemukan jalan terjal. Lebih lanjut dipesankan, kalau mau menjadi bangsa yang maju tentu harus kerja keras, tak ada kata santai.

"Tak ada prestasi yang diraih tanpa kerja keras," ucapnya.

Sebuah prestasi yang diraih, tak datang dengan sendirinya, tak cukup berdoa namun harus direbut dengan perjuangan. "Kalau mau menjadi bangsa yang dihormati, kita harus bekerja keras. Jangan sampai minta dihormati namun mentalnya menggambarkan dikasihani," tambah Zulkifli.

Ia juga berpesan, sebagai ketua MPR dirinya selalu menerima delegasi dari organisasi pemuda dan mahasiswa, entah itu apa latar belakangnya.

"Kita jangan bermalas-malasan. Kalau kita bermalasan nanti kita akan seperti yang pernah dikatakan Presiden Soekarno, menjadi bangsa babu atau jongos," tukas Zulkifli yang juga ketum PAN itu. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya