Berita

oesman sapta odang/rmol

OSO: Contoh Nasionalisme Orang Jepang

RABU, 30 SEPTEMBER 2015 | 12:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua MPR RI, Oesman sapta Odang (OSO) membuka Sosialisasi 4 Pilar MPR di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/9). Sebanyak 288 siswa dan 20 orang guru SMA 22 Jakarta ikut serta dalam acara tersebut.

Seolah ingin memperlihatkan rasa sayangnya terhadap generasi muda Indonesia, OS tak segan mengucapkan kalimat  "i love you". Kepada siswa SMA 22, OSO berpesan agar mereka selalu menyayangi orangtua, guru dan NKRI. Guru, menurut OSO, adalah pahlawan yang tak bertanda jasa. Mereka telah melahirkan banyak orang pandai, termasuk para menteri dan presiden. Namun sayang, tidak banyak murid yang bisa mengingat jasa para guru yang memberinya pengetahuan dan kepandaian.  

"Kalian juga harus mencintai bangsa dan negara ini. Karena kalianlah yang akan menjadi pemimpin bangsa dan negara dimasa yang akan datang," kata OSO, menambahkan.


Salah satu cara mencintai bangsa Indonesia, ini lanjut OSO, dengan terus menghayati 4 Pilar. Bahkan 4 Pilar harus dihayati secara terus menerus, sedari muda hingga tua, bahkan sampai mati. Karena 4 Pilar merupakan pertahanan terakhir bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.  

Agar bisa dihayati secara baik, OSO mengajak para siswa untuk senantiasa meningkatkan kreativitasnya. Tidak saatnya lagi para siswa dibatasi dan dikekang dengan berbagai larangan. Mereka harus diberi kelonggaran dan kebebasan dalam mengapresiasikan diri termasuk dalam menghayati 4 Pilar.

"Mereka adalah anak-anak yang cerdas, sehingga pasti bisa menghayati 4 Pilar asal diberi kepercayaan. Namun, jangan sampai kepercayaan yang diberikan para guru dan orangtua disalahgunakan," kata Oso penuh harap.  

Masyarakat Cina, Jepang, dan Korea dinilai OSO memiliki nasionalisme, yang sangat tinggi. Jepang misalnya, mereka banyak membikin restoran di luar negeri, dan yang menjadi pembeli pertamanya adalah orang Jepang sendiri. Cara seperti itu bisa dilakukan asal pemuda Indonesia memiliki kreativitas. Apalagi, Indonesia juga memiliki banyak kuliner yang pantas diekspor ke luar negeri.  

"Menghayati 4 Pilar akan menimbulkan sikap nasionalisme yang tinggi. Dan itu akan menyelamatkan bangsa Indonesia dari penjajahan negara manapun," tukas OSO.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya