Berita

ilustrasi/net

Orang NasDem Dongkol Dengar Pembunuhan Aktivis Tani di Lumajang

SELASA, 29 SEPTEMBER 2015 | 17:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

  Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Akbar Faizal meminta Kepolisian mengusut tuntas pembunuhan aktivis tani di Lumajang Jawa Timur.

"Saya minta ini harus total penanganannya," tegas Akbar di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 29/9).

Ia mengaku tidak bisa memahami ada pembunuhan sadis seperti itu di zaman sekarang. Ia juga menduga para pelaku pembunuh adalah orang-orang yang tidak bertuhan.


"Saya pengen tahu siapa orangnya. Saya minta ini secepatnya diproses. Tapi saya yakin polisi sudah mengambil langkah," ujar Akbar.

Menurutnya, semua orang pasti marah mendengar berita pembunuhan itu. Dimana pelaku merasa di negeri ini tan‎pa ada hukum.

"Yang buat saya dongkol, kenapa ini terjadi padahal korban sudah minta perlindungan kepada polisi," lanjutnya.

Untuk itu, Akbar meminta kasus ini secepatnya diproses, dan Kapolres Lumajang harus diganti dan diberi hukuman oleh Kapolri.

"Ini tidak boleh terjadi dimana pun, jangankan di Lumajang, ‎di pelosok negeri mana pun ini tidak boleh terjadi," demikian Akbar.

Sebelumnya, ‎dua aktivis tani di Lumajang dianiaya dengan oleh sekelompok orang tidak dikenal (preman). Salim Kancil meninggal dunia setelah digergaji, sementara Tosan saat ini dirawat intensif di sebuah Rumah Sakit. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya