Berita

Politik

PILKADA SERENTAK 2015

Jelang Pilkada, Ditemukan Peredaran Uang Palsu di Nias Selatan

SELASA, 29 SEPTEMBER 2015 | 16:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisi II DPR sedang melakukan monitoring persiapan Pilkada Serentak 2015 di Provinsi Sumatera Utara, hari ini (Selasa, 29/9). Kunjungan kerja monotoring langsung dipimpin oleh Ketua Komisi II Rambe Kamrul Zaman dan Wakil Ketua Komisi II Lukman Edy.

Di sela-sela kunjungan tersebut, Komisi II menggelar rapat koordinasi dengan Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, KPU Sumut, Panwaslu Sumut dan Polda Sumut.

Lukman yang juga politikus PKB itu menjelaskan, dalam rangka monitoring persiapan Pilkada di Sumut dilaporkan, ditemukan peredaran uang palsu di Kabupaten Nias Selatan.


"Berkenaan dengan peredaran uang palsu di Nias Selatan tersebut, belum dinyatakan total jumlahnya, terkasuk motifnya apa ada berhubungan langsung dengan persiapan praktek money politik di Nias Selatan," kata Lukman kepada wartawan, Selasa (29/9).

Tetapi melihat indikasinya, lanjut Lukman, ada hubungannya dengan hal tersebut.

"Komisi II meminta jajaran Polda Sumut terus menyelidiki kasus penemuan uang palsu tersebut," ungkapnya.

Soal anggaran Pilkada, tambah Lukman, seluruh jajaran pelaksana Pilkada di Sumut menyatakan kesiapannya dan sudah tidak ada masalah lagi. Namun Komisi II meminta agar seluruh pelanggaran Pilkada harus diproses dan jangan dibiarkan saja, karena ini soal penguatan demokrasi dan upaya secara terus menerus untuk mempebaiki kualitas pilkada.

"Beberapa hal yang perlu diwaspadai adalah: politik uang, netralitas PNS, tekanan kepada kepala desa dengan menggunakan dana desa, dan bansos yang dibiayai ‎APBD," demikian Lukman.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya