Berita

Willem Rampangilei/net

Kepala BNPB Lapor ke Presiden, 2.889 Unit Bangunan Rusak Akibat Gempa Sorong

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2015 | 11:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei untuk terjun langsung ke Sorong, Papua Barat setelah menangani bencana asap di Kalimantan. Saat ini Kepala BNPB berada di Sorong berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan pasca bencana gempa.

Kapusdatin Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, Kepala BNPB juga telah melaporkan kepada Presiden tentang dampak, penanganan darurat, dan rencana pemulihan pada pagi ini.
 
Gempa bumi 6,8 SR yang mengguncang Kota Sorong dan sekitarnya pada Kamis (24/9) lalu pukul 22.53 WIB telah menimbulkan dampak di Kota Sorong, Kab. Sorong dan Kab Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Dampak terparah adalah di Kota Sorong karena padat penduduk dan bangunan. Data sementara dilaporkan 2.889 unit bangunan rusak, dimana 2.437 unit di Kota Sorong, 408 unit di Kab. Sorong, dan 44 unit di Kab Raja Ampat.
 

 
Berdasarkan laporan Walikota Sorong, L. Jitmau, korban luka 45 jiwa dan 2.437 unit bangunan rusak, dimana 40 jiwa luka ringan, 5 jiwa luka sedang-berat, 1.240 unit bangunan rusak ringan, 238 rusak sedang, dan 869 unit rusak berat di Kota Sorong.

"Selain itu fasilitas umum juga terkena dampaknya, antara lain: 14 unit gereja, 7 unit sekolah, 3 unit masjid, 3 ruas jalan, 2 unit tower, 2 unit fasilitas kesehatan, 1 unit ruang tunggu bandara, 1 unit pelabuhan, dan 4 unit kantor," kata Sutopo kepada wartawan, Minggu (27/9).
 
Sutopo menjelaskan, BNPB dan BPBD sedang melakukan Penilaian Kerusakan dan Kerugian (DALA/Damage and Loss Assessment). Ditargetkan selesai pada 5 Oktober 2015.

Sementara, pemulihan akan diprioritaskan pada RSU Kota Sorong Selebesolu yang mengalami banyak keretakan pada bangunan. RS ini sudah dikosongkan dan pasien dipindahkan ke RSAL.

"Banyak rumah penduduk yang rusak karena tidak menggunakan kolom. TNI dan BPBD mengadakan kegiatan Karya Bhakti pembersihan reruntuhan bangunan dan perbaikan ringan pada sekolah," tukas Sutopo, sambil menambahkan tidak ada pengungsian dan aktivitas masyarakat berjalan normal. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya