Berita

foto:rm

Hukum

BANG BUYUNG WAFAT

Todung: Aktivis Kehilangan Lokomotif Demokrasi

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2015 | 13:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pengacara senior Todung Mulya Lubis didaulat mewakili keluarga almarhum Adnan Buyung Nasution (ABN) memberikan kata sambutan dalam Apel Persada pemakaman ala militer ABN di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Selatan (Kamis, 24/9).

Jelas Todung, Bang Buyung sapaan akrab ABN, adalah sahabat dari jutaan kawan dan pejuang bagi bangsa. Bang Buyung adalah advokat pejuang milik Indonesia.

"Atas nama keluarga, saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat kawan perjuangan untuk menghantar Bang Buyung ke tempat peristirahatan terakhir. Kita semua kehilangan orang yang kita cinta. Keluarga kehilangan kebanggannya, advokat kehilangan advokat senior Indonesia, aktivis kehilangan lokomotif demokrasi, dan bangsa ini kehilangan pejuang tanpa pamrih," sebut Todung dengan haru.


Todung bercerita, beberapa hari sebelum meninggal, dia menjenguk almarhum di RS Pondok Indah. Todung menangis melihat kondisi Bang Buyung yang mencemaskan.

"Saya pegang tangan Abang, dia hanya melihat, padahal dia ingin mengucapkan sesuatu. Saya melihat ada air mata keluar di pelupuk matanya. Dengan isyarat dia minta kertas spidol dan menulis berbagai pesan untuk keluarga dan kawan. Salah satunya, jaga LBH dan YLBHI, teruskan pemikiran dan perjuangan bagi si miskin dan tertindas," terang Todung.

Masih kata Todung, dengan menuliskan pesan tersebut, Bang Buyung sudah mengisyaratkan, sudah waktunya dan mohon pamit.

"Dalam sakitnya, Bang Buyung masih memikirkan LBH dan YLBHI. Itulah puncak perjuangan dan Bang Buyung hidup itu harus bermakna," paprnya.

‎"Atas nama keluarga Bang Buyung, kami akan terus perjuanganmu. Percayalah, keluarga akan mendukung dan melanjutkan cita-citamu. Saya yakin keluarga kompak peliharan warisan perjuangan Bang Buyung. Sebagai manusia soleh, Bang Buyung akan istirahat di sisi Allah SWT dengan tenang," ujar Todung menambahkan.

Jenazah Adnan Buyung Nasution dimakamkan di TPU Tanah Kusir Blok AA2 Blad 7, Jakarta Selatan, Kamis (24/9). Bang Buyung yang wafat dalam usia 81 tahun (Rabu, 23/9) meninggalkan seorang istri, empat anak, 11 cucu, dan lima cicit.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya