Berita

Abdul Kadir Karding/net

Karding: Saya Usulkan Pansus Penegakan Hukum

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2015 | 10:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DPR RI sejatinya mendukung pembentukan Pansus untuk mengusut penyelewengan hukum di sekitar isu Pelindo II.

Namun akan lebih baik jika panitia khusus itu dibentuk dengan wilayah kerja yang lebih luas.

"Seluruh pertanyaan publik harus dibuka. Tapi saya lebih umum usulkan Pansus penegakan hukum," kata Anggota DPR di Komisi III, Abdul Kadir Karding, di sela acara pelatihan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Yogyakarta, Jumat pagi (18/9).


Karding mengatakan, terkait kasus Pelindo ini, tak masalah apapun bentuk panitia yang dibentuk DPR asalkan hasilnya bisa membongkar semua pertanyaan publik.

"Yang penting output, bongkar semua kasus yang jadi tanda tanya publik. Dugaan penyalahgunaan di Pelindo, apa betul Buwas (mantan Kabareskrim) dicopot karena kasus itu. Apakah kasus hukum atau Buwas yang main politik?" ungkap Sekjen DPP PKB ini.

Ia meminta rencana pembentukan Pansus bisa membenahi persoalan hukum yang lebih luas agar tidak ada lagi kelompok yang bisa mengintervensi penegakan hukum di Indonesia.

"Saya sendiri maunya Pansus jangan Pelindo II, tapi namanya Pansus penegakan hukum," tegas dia. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya