Berita

foto; humas pks

Politik

MUNAS PKS

PKS Minta Maaf Kalau Bikin Depok Tambah Macet

SENIN, 14 SEPTEMBER 2015 | 12:59 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Kemacetan di Depok diperkirakan makin menjadi karena adanya perhelatan politik. Karena itu, Polres Kota Depok menurunkan kurang lebih 100 personil guna mengamankan Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dalam rilis yang disampaikan Humas DPP PKS, Ketua Bidang Humas Panitia Penyelenggara Munas ke-4 PKS, Dedi Supriadi, memohon doa restu sekaligus meminta maaf kepada masyarakat berkaitan penyelenggaraan Munas partai Koalisi Merah Putih ini.

"Kami mohon doa restu, juga mohon maaf bila Munas PKS ini telah mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama warga Kota Depok di sekitar lokasi Munas," ujarnya.


Dalam rilis yang sama kepada wartawan disebutkan bahwa Polres Kota Depok sudah menempatkan aparat terutama di pintu masuk lokasi Munas, Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (14/9).

Munas ke-4 PKS akan berlangsung selama dua hari pada hari ini dan besok. Munas dihadiri 1.200 peserta dan mengundang tamu negara serta duta besar negara sahabat dalam upacara pembukaan yang dijadwalkan pada pukul 14.00 WIB.

Kondisi arus lalu lintas jalan raya Margonda di depan lokasi Munas mengalami titik kepadatan di pagi hari. Polres Depok mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi kemacetan, terutama pada jalur menuju Jakarta.
 
Penyempitan jalan karena galian yang setiap hari menjadi penyebab kemacetan kini ditambah dengan kepadatan acara Munas ke-4 PKS. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya