Berita

Bisnis

Disayangkan, Paket September 1 Belum Memihak UKM

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2015 | 22:18 WIB | LAPORAN:

Pengamat ekonomi dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, Dani Setiawan mengapresiasi paket kebijakan ekonomi yang di umumkan Presiden Joko Widodo, baru-baru ini.

Menurutnya, dalam paket yang dinamakan Paket September 1 itu pemerintah telah melakukan identifikasi terhadap struktur masalah yang menyebabkan terhambatnya perekonomian Indonesia yang kemudian menyebabkan tidak siapnya Indonesia menghadapi krisis.

Walau demikian, Dani menyayangkan Paket September pemerintah banyak yang mempermudah masuknya impor barang dan jasa.


"Ada dorongan yang kuat agar negara-negara, termasuk Indonesia melakukan harmonisasi peraturan dan kebijakan di tingkat domestiknya agar memudahkan lalulintas perdagangan barang dan jasa. Baik ekspor maupun impor," ungkapnya dalam konferensi pers di Kantor KNTI, Menteng, Jakarta, Jumat (11/9).

Dia tegaskan, pelemahan ekonomi tidak hanya terjadi di negara-negara berkembang, melainkan juga terjadi pada negara-negara maju di Eropa dan Amerika. "Jadi mereka (negara-negara maju) sendiri butuh pasar-pasar baru," jelasnya.

Dia menambahkan, seharusnya pemerintah mendisain paket ekonomi yang lebih memihak kepada usaha kecil menengah sehingga bisa langsung dirasakan dampaknya oleh masyarakat. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya