Berita

ilustrasi/net

Bisnis

Perekonomian Tangsel Tertinggi Nasional

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2015 | 20:49 WIB | LAPORAN:

Pencapaian pertumbuhan perekonomian di Kota Tangsel mengalami kenaikan yang signifikan hingga menembus 8,48 persen atau merupakan angka tertinggi nasional.

Persentasi tersebut berdasarkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah pada 2014 lalu mencapai 77,13 persen. Angka itu meningkat dibandingkan pada 2010 sebesar 75,38 persen.

Walikota Tangerang, Airin Rachmi Diany menerangkan, peningkatan tersebut terlihat pada kebijakan di bidang pendidikan, kesehatan dan perekonomian yang berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Sedangkan untuk angka masyarakat yang melek huruf yaitu mencapai 98,62 persen dengan rata-rata lama sekolah mencapai 10,99 tahun. Sementara angka harapan hidup 69,17 tahun.


"Ini peningkatan yang sangat luar biasa," ungkapnya dalam keterangan pers, Jumat (11/9).

Selanjutnya, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas harga berlaku ialah sebesar Rp 17,1 triliun. Jumlah ini lebih besar dibanding 2010 sebesar Rp 11,6 triliun dan 2012 sebesar Rp 14,9 triliun.

"Untuk PDRB per kapita menjadi Rp 11,8 juta,” katanya.

Wakil Airin, Benyamin Davnie menambahkan, Pemkot telah mampu meningkatkan kemampuan fiskalnya. Terbukti, kenaikan pendapatan asli daerah (PAD) terus meningkat dari tahun ke tahun. PAD tahun 2014 mencapai Rp 2,294 triliun naik sebesar Rp 300 miliar, jika dibandingkan tahun 2013 sebesar Rp 1,9 triliun.

"Ditambah lagi capaian target pendapat daerah dari target awal yakni sebesar Rp 142,4 miliar atau 106,62 persen,” ujarnya.

Capaian melebihi target tersebut merupakan realisasi PAD sebesar 118,9 persen atau sebesar Rp 156,862 miliar. Artinya, ada peningkatan 18,9 persen yang melampaui target PAD. Selanjutnya, dana perimbangan Rp 9,726 miliar atau 101,39 persen, berarti kenaikannya 1,39 persen.

"Instrumen penyokong PAD menjadi salah satu penyumbang lampauan tersebut,” terangnya.

Meski tren pendapatan daerah terus mengalami kenaikan, pihaknya harus tetap mengoptimalkan perolehan pendapatan daerah yang lebih tinggi. Caranya dengan terus berupaya berinovasi melalui retribusi dan pajak daerah. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya