Berita

Bisnis

Bunga Terjangkau dan Proses Mudah, Uangteman.Com Tolak Stigma Renternir

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2015 | 13:40 WIB | LAPORAN:

Proses cepat dan syarat mudah, itulah alasan Agus Rohimat kembali meminjam uang ke www.uangteman.com. Menurut Agus yang merupakan seorang pedagang di Tangerang, sudah tiga kali dirinya meminjam uang ke uangteman.com dan bikin ketagihan.

"Prosesnya cepat, syaratnya mudah. Itu kenapa saya meminjam uang ke uangteman.com. Kalau meminjam ke bank, sulit sekali bagi saya yang usahanya kecil ini," ungkap Agus.

Apa yang dialami Agus diperkuat oleh Rini, seorang perempuan yang baru memulai usaha rumah tangga di kawasan Depok. Selain kecepatan proses dan syarat mudah, Rini juga merasa terbantu dengan bunga yang menurun untuk peminjaman selanjutnya.


"Kalau saya hitung-hitung, minjam di bank tidak lebih murah daripada di uangteman.com," lanjut Rini.

Agus dan Rini yang merupakan pengusaha UMKM adalah target uangteman.com, bersama dengan kelompok masyarakat berpendapatan rendah, sebagaimana dijelaskan Head of Risk Managemen uangteman.com, Rio Quiserto. Hal ini bagian dari misi uangteman.com untuk mempromosikan financial inclusion.

"Financial inclusion bisa diartikan mempermudah akses finansial bagi kelompok masyarakat yang selama ini sulit mendapatkan dana dari lembaga keuangan formal, seperti UMKM, masyarakat pendapatan rendah dan tidak teratur, buruh, masyarakat pinggiran," terang Rio.

Rio juga menjelaskan bahwa financial inclusion sudah menjadi tren dunia sejak krisis ekonomi tahun 2008. Di Indonesia sendiri financial inclusion masih rendah, terlihat dari data Bank Dunia tahun 2014 hanya 36 persen penduduk dewasa Indonesia yang memiliki rekening di lembaga keuangan formal. Itu berarti masih banyak penduduk Indonesia yang sulit mendapatkan akses ke lembaga keuangan formal.

Karena itulah uangteman.com hadir di Indonesia sebagai teman bagi UMKM dan masyarakat berpendapatan rendah. Bunga yang kami berikan juga terjangkau dan terus menurun, bukan bunga tinggi yang mencekik leher seperti rentenir," imbuhnya.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya