Berita

Bisnis

Uangteman.Com Fokus Bantu UMKM dan Masyarakat Penghasilan Rendah

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2015 | 11:23 WIB | LAPORAN:

Salah satu jasa peminjaman online yang sedang banyak dibicarakan, www.uangteman.com, memaparkan visi mereka yaitu untuk mempromosikan financial inclusion.

Dengan visi financial inclusion, www.uangteman.com ingin mempermudah akses bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta masyarakat berpendapatan rendah untuk mendapatkan dana bagi keperluan pribadi ataupun pengembangan usaha mereka.

Financial inclusion menjadi tren di dunia paska krisis 2008, yang bertujuan mempermudah akses finansial bagi masyarakat kecil dan berpendapatan rendah.


Survei Bank Dunia (2010) menunjukkan bahwa hanya 49 persen rumah tangga di Indonesia yang memiliki akses terhadap lembaga keuangan formal dan hanya 36 persen penduduk dewasa Indonesia yang memiliki rekening di lembaga keuangan formal (2014). Ini menunjukkan Indonesia masih menjadi negara tingkat financial exclusion cukup tinggi yang berarti masih banyak penduduk Indonesia kesulitan mendapatkan akses finansial dari lembaga keuangan formal.

Melihat fakta tersebut uangteman.com hadir di Indonesia untuk membantu UMKM dan masyarakat berpedapatan rendah yang selama ini kesulitan mendapatkan dana dari bank.

Sebagaimana disampaikan Rio Quiserto selaku Head of Risk Management uangteman.com, uangteman.com hadir untuk menjadi solusi mendapatkan dana dengan cepat dan mudah bagi UMKM dan masyarakat berpendapat rendah, dengan proses dan syarat yang lebih mudah dibandingkan bank.

Rio juga menepis anggapan yang menyebut uangteman.com sebagai rentenir.

"Kami bukan rentenir. Sesuai dengan namanya, uangteman.com hadir sebagai teman bagi UMKM dan masyarakat berpendapatan rendah di Indonesia. Kami membantu menyediakan modal bagi mereka yang selama ini sulit didapat melalui bank," lanjut Rio.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya