Berita

foto/net

Politik

Lewat eBook, Buku Indonesia Bisa Tembus Pasar Dunia

SENIN, 07 SEPTEMBER 2015 | 12:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Fang Yin's Handkerchief, sebuah buku karangan pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny Januar Ali (JA) yang sempat menjadi best seller nomor satu di amazon.com, turut dipamerkan dalam Indonesian International Book Fair 2015 yang diselenggarakan IKAPI Pusat pada 2 hingga 6 September di JCC Senayan, Jakarta.

Denny JA yang dikenal sebagai konsultan politik dan pakar opini publik memang lebih produktif menulis setelah memilih 'beristirahat' sebagai konsultan politik. Namun tanpa diduga, karyanya yang memotret kisah seorang gadis Tionghoa korban pemerkosaan pada peristiwa kerusuhan 1998 ini, berhasil menarik perhatian publik buku dunia.

Di acara pameran buku IKAPI Pusat, Minggu (6/9), buku Sapu Tangan Fang Yin dibedah oleh dua orang pembahas di panggung lobby area pameran. Sastrawan, Jamal D. Rahman, yang membedah sisi estetik buku puisi tersebut. Sementara CEO Inspirasi.co, Fahd Pahdepie, yang membahas cara buku tersebut bisa menembus jajaran best seller amazon.com dan apa yang bisa dilakukan penulis Indonesia lainnya untuk mengikuti jejak sukses buku ini.


Menurut Fahd, eBook segera menjadi trend dominan dunia buku. Di tahun 2008, penjualan eBook di Amerika Serikat hanya di bawah 2 persen. Namun di tahun 2013 meningkat menjadi 30 persen. Hanya dalam waktu 5 tahun, penjualan buku eBook meningkat 1.500 persen.

"Ke depan eBook akan menjadi dominan karena harganya jauh lebih murah. Pembeli juga bisa membelinya secara jauh lebih praktis dari beranda rumahnya sendiri melalui internet," ujar Fahd dalam keterangan tertulis kepada redaksi (Senin, 7/9).

Dijelaskan Fahd bahwa laman okdork.com menyebutkan, untuk menjadi best seller nomor 1 di toko buku online terbesar dunia, amazon.com, bukan sesuatu yang mudah. Paling tidak, perlu dilakukan penjualan sekitar 3.000 hingga 5.000 kopi buku dalam kurun waktu 24 jam sejak buku tersebut dirilis.

"Dengan beberapa tips dan strategi, buku Indonesia dapat menembus dan menjadi best seller penjualan buku online terbesar dunia, di amazon.com," tandasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya