Berita

sabam sirait-yasonna laoly

Menteri Yasonna: Sabam Sirait dan Taufiq Kiemas Itu Guru Politik Saya

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2015 | 18:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Berjuang demi bangsa dan negara membutuhkan kesetiaan dan konsistensi. Dua hal ini juga harus dimiliki oleh setiap politisi yang mau mengabdi pada kepentingan bangsa.

Demikian disampaikan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Yasonna H Laoly, saat menyampaikan sambutan dalam acara syukuran atas anugerah Bintang Mahaputera Utama dari negara kepada politisi senior Sabam Sirait yang digelar Yayasan Komunikasi Indonesia di Jalan Matraman, Jakarta (Minggu, 6/9).

"Bang Sabam adalah politisi yang setia dan konsisten itu. Bang Sabam, dan juga Pak Taufiq Kiemas adalah guru politik saya," ungkap Yasonna, sambil menceritakan dengan terharu beberapa momentum politik ketika ia harus berdikusi dengan Sabam Sirait.


Bagi Yasonna, penghargaan Bintang Mahaputera Utama seharusnya sudah diterima Sabam sejak lama. Hal ini mengingat betapa Sabam Sirait adalah sosok negarawan yang dimiliki Republik ini, yang mengabdikan semua pikiran, gagasan dan sikapnya untuk kepentingan bangsa.

"Tapi mungkin Tuhan punya rencana juga. Dan yang jelas, Bang Sabam adalah teladan dalam memegang teguh prinsip di tengah hiruk pikuk politik. Dalam bergaul, Bang Sabam itu sangat lentur. Namun dalam dalam memegang prinsip, Bang Sabam sangat teguh," ungkap Yasonna.

Yasonna pun menegaskan bahwa generasi muda, terutama para politisi, harus banyak belajar dari tokoh yang berjuang sejak zaman Presiden Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono hingga Joko Widodo ini. Sabam Sirait telah mewariskan teladan yang sangat bermanfaat bagi anak-anak bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI) Maruarar Siahaan menegaskan bahwa Sabam Sirait merupakan teladan bagi generasi muda Indonesia. Sabam adalah sosok politisi yang bisa memegang teguh prinsip dalam kehidupan demokrasi yang banyak ujian dan batu sandungan ini.

"Gagasan Pak Sabam adalah warisan bagi anak cuku bangsa. Pak Sabam adalah milik rakyat Indonesia, bukan saja milik kelompok tertentu," tegas Maruarar Siahaan.

Sementara itu, dalam acara yang dihadiri ratusan orang tersebut, okoh muda yang hadir, Sekum GMKI, Dessy Datang, mengaku sangat beruntung memiliki senior sebesar dan sehebat Sabam Sirait. Sabam, yang sudah menjadi aktivis era Soekarno, begitu teguh pada prinsip ketika memasuki dunia politik sejak zaman Soeharto hingga kini.

"Pak Sabam adalah teladan sepanjang masa. Teladan bagi generasi muda," tegas Dessy Datang.

Dalam kesempatan ini, Sabam sendiri mengingatkan semua orang untuk terus bersikap jujur. Kejujuran adalah modal utama dalam membangun bangsa dan negara menuju kemajuan. Bila negara ini dipenuhi orang-orang jujur maka Indonesia bisa menyalip kemajuan Malaysia dan Thailand, serta tidak akan tertinggal jauh dari Korea dan Jepang. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya