Berita

Bisnis

Jepang Menyesal Indonesia Batalkan Proyek Kereta Cepat

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2015 | 21:46 WIB | LAPORAN:

Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yasuaki Tanazaki menyambangi Kantor Kementrian Koordinator Perekonomian di Jakarta, Jumat (4/9). Pertemuan ini dalam rangka memenuhi undangan menko Perekonomian, Darmin Nasution.

Pertemuan itu berlangsung sekitar 15 menit. Usai pertemuan Yasuaki mengaku sangat menyesal atas pembatalan mega proyek infrastruktur kereta api cepat.

Padahal, menurut dia, sejumlah hal telah dilakukan oleh Jepang dan Indonesia terkait proyek tersebut. Pertama, uji kelayakan terhadap mega proyek ini telah dilakukan. Kedua, pemerintah Jepang sudah meyakini menumbangkan China dalam proyek itu.


"Jepang punya teknologi terbaik di dunia," terangnya.

Walaupun menyesalkan keputusan penerintahan Indonesia, ia mengaku sama sekali tidak kecewa.

Untuk diketahui, Pemerintah Indonesia mengganti mega proyek kereta api cepat dengan mega proyek kereta api berkecepatan sedang. Sejumlah pertimbangan menjadi penyebabnya. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya