Berita

ANI YUDHOYONO/net

Bisnis

Ani Yudhoyono: Kalau Hanya Mengeluh, Ekonomi Anjlok Bagaimana Teratasi

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2015 | 15:28 WIB | LAPORAN:

Mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono mengajak masyarakat untuk bersama-sama membenahi kondisi perekonomian. Istri Presiden keenam itu meyakini kondisi perekonomian nasional yang sedang melambat dapat teratasi dengan adanya kerjasama semua pihak.

"Ya kita semua tahulah, ekonomi kita melambat ya. Kalau saya hanya bisa menyampaikan, ayolah kita sama-sama berusaha (memperbaiki)," ujar Ani Yudhoyono dalam Musyawarah Nasional Paguyuban Pengelola Rumah Pintar Nasional di Jakarta, Jumat (4/9) mengutip dari rilis yang diterima redaksi.

Menurutnya, melemahnya kondisi perekonomian Indonesia sebenarnya juga dirasakan negara-negara tetangga. Dengan kata lain, perlambatan ekonomi ini bukan semata terjadi di Indonesia. Nah, untuk mengatasinya seluruh komponen masyarakat harus bahu-membahu memperbaikinya.


Upaya bisa dilakukan melalui hal-hal kecil, misal menyangkut kebutuhan rumah tangga. Dari beberapa harga pangan yang belakangan melambung, setiap warga bisa mensiasatinya dengan menanam polybag, menanam sayuran sejenis cabe dan lain sebagainya.

"Intinya, kita tidak boleh menyerah. Apa yang bisa kita lakukan, lakukan. Jangan sampai menyerah dengan kondisi apapun. Sesulit apapun mari kita berusaha sebaik-baiknya mengatasi. Kalau hanya mengeluh saja, bagaimana bisa teratasi," demikian Ani.

Pengelola Rumah Pintar (Rumpin) Nasional didirikan atas pemikiran Ibu Ani Yudhoyono untuk turut berperan dalam menyejahterakan bangsa. Dalam kegiatannya, Rumpin bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyasar pendidikan luar sekolah.

Rumpin juga concern dalam pemberdayaan masyarakat bagi kelompok usia lanjut dalam upaya memberantas buta aksara.[wid]



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya