Berita

Bisnis

Ani Yudhoyono Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bahu Membahu Atasi Perlambatan Ekonomi

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2015 | 18:39 WIB | LAPORAN:

‎ Perlambatan ekonomi saat ini tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan hampir di seluruh belahan asia. Karenanya diperlukan persatuan dari seluruh elemen bangsa guna menanggulanginya.

Begitu dikatakan mantan Ibu Negara, Ani Yudhoyono, dalam "Musyawarah Nasional Paguyuban Pengelola Rumah Pintar Nasional" di Jakarta, Kamis (3/9).

Saat ini, bukan waktu yang tepat untuk mengeluh dengan adanya kondisi perekonomian yang tidak stabil. Diperlukan cara-cara kritis untuk menormalkan kembali keadaan ekonomi yang jelas-jelas menyengsarakan rakyat.‎


"Kita tidak boleh menyerah. Apa yang bisa kita lakukan, lakukan. Jangan sampai menyerah dengan kondisi apapun. Sesulit apapun mari kita berusaha sebaik-baiknya mengatasi,” ajak Ani.

‎Bekas Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini menyerukan, perlu adanya sikap gotong royong dan bahu membahu dalam mengatasi hal ini agar tidak terjadi berlarut-larut‎.

‎"Kalau saya hanya bisa menyampaikan, ayolah kita sama-sama berusaha memperbaikinya,” demikian istri Presiden Keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono ini.‎

Untuk diketahui, pengelola Rumah Pintar Nasional didirikan atas pemikiran Ani. Tujuannya agar Rumah Pintar Nasional, berperan dalam menyejahterakan bangsa. Rumah Pintar Nasional bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyasar pendidikan luar sekolah. Selain itu, Rumah Pintar Nasional juga berkomitmen dalam pemberdayaan masyarakat bagi kelompok usia lanjut dalam upaya memberantas buta aksara.‎ [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya