Berita

nasir djamil/net

Politik

PKS Curiga Ada Motif Politik dan Ekonomi di Balik Pencopotan Buwas

RABU, 02 SEPTEMBER 2015 | 17:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Komisi III DPR RI menyayangkan isu pencopotan Budi Waseso (Buwas) sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri. Terlebih jika pencopotan tersebut dikaitkan dengan peristiwa penggeledahan di kantor PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II.

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil mengatakan, jika penggeledahan Bareskrim terhadap Pelindo II dirasa tidak objektif, adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, maka pihak-pihak yang merasa dirugikan bisa melaporkan balik.

"Semua orang sama di depan hukum. Jika sebaliknya yang terjadi, maka tindakan Bareskrim patut didukung oleh Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla," ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu (Rabu, 2/9).


Politisi PKS ini bahkan menilai pencopotan Buwas akan menimbulkan opini publik bahwa seolah-olah masih ada orang kuat yang tidak tersentuh hukum di negeri ini.

"Kondisi seperti ini tentu sangat mencederai rasa keadilan dan kebenaran publik. Presiden dan Wapres wajib tunduk kepada hukum. Bukan melawan hukum dengan instrumen kekuasaan yang dimiliki," sambung politisi asal Aceh itu.

Endje, begitu ia disapa mencurigai ada motif lain di balik pencopotan Buwas sebagai Kabareskrim.

"Saya curiga jangan-jangan ada motif politik dan ekonomi terkait isu pencopotan Buwas sebagai Bareskrim," tandasnya.[ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya