Berita

rizal ramli/net

Bisnis

Rizal Ramli Pangkas Aturan Perizinan Ekspor Impor

RABU, 02 SEPTEMBER 2015 | 13:52 WIB | LAPORAN:

Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli, menegaskan keseriusannya dalam menyelesaikan masalah waktu bongkar muat peti kemas (dwell time) di pelabuhan.

Menko Rizal pun menegaskan sudah mengumpulkan menteri-menteri terkait dan memerintahkan potong habis perizinan yang menumpuk di sejumlah kementerian dan lembaga.

Mantan Kepala Bulog ini menerangkan saat ini ada 124 perizinan yang menumpuk di 20 kementerian dan lembaga. Menurutnya, ada kementerian atau lembaga yang sengaja mempertahankan aturan hanya karena ingin mempersulit aktivitas di pelabuhan.


"Itu 124 perizinan buat apa? Kita akan pangkas habis. Jadi banyak departemen yang bikin ribet begitu. Terlalu banyak izin untuk jadi importir. Saya sudah kumpulkan sekjen dan menteri-menteri terkait," tegas Rizal saat berbincang dengan wartawan beberapa saat lalu, Rabu (2/9)

Menurut Rizal, dari total 124 aturan perizinan yang ditemukan, akan dipangkas menjadi hanya 41 izin.

"Jadi kita akan potong jadi 1/3 untuk mempermudah proses," ungkap Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini.

Dengan pemangkasan perizinan tersebut, Rizal yakin program-program Presiden Jokowi dalam urusan ekspor dan impor barang dapat teralisasi. Cara pemangkasan perizinan ini juga untuk menghilangkan paradigma bürokrat "jika bisa dipersulit kenapa harus dibuat mudah".

"Zaman dulu di kalangan birokrat kita itu ada paradigma kalau bisa dibikin sulit kenapa dibikin mudah, karena mengharapkan sogokan. Nah kita ubah paradigmanya, Kalau sulit, kita bikin mudah," demikian Rizal. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya