Berita

pasangan SAH/net

Nusantara

Diketahui Jokowi, Pospera Dukung Penuh Pasangan SAH

SELASA, 01 SEPTEMBER 2015 | 19:19 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

DPD Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Provinsi Kepulauan Riau dan pengurus DPC Pospera se-Kepri mendukung penuh pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Kepulauan Riau, Soerya Respationo-Ansar Ahmad (SAH)

Dukungan itu tersirat dalam pelantikan pengurus Pospera Kepri yang dilakukan pasangan nomor 2 itu di Lapangan Indra Sakti, Belakang Padang, Batam, beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut Soerya yang didaulat sebagai penasihat Pospera Kepri juga menyatakan dukungannya terhadap segala bentuk pergerakan Pospera yang giat mengadvokasi rakyat.

"Tujuan yang baik harus kita dukung bersama, dan ke depan kita akan bersama-sama menyelesaikan berbagai persoalan rakyat," ungkap mantan Wakil Gubernur Kepri ini.


Ia percaya kolaborasi yang baik antara Pospera, Pemprov Kepri dan dengan dukungan Presiden RI Joko Widodo, akan menghasilkan penyelesaikan berbagai persoalan rakyat.

Adapun jajaran pengurus DPD Pospera Kepulauan Riau yang dilantik ialah, Hazhary sebagai ketua, jabatan sekretaris dipegang oleh Noval, sementara bendahara dijabat oleh Tito Suwarno. Selain melantik DPD dan jajaran pengurus DPC, pada kesempatan itu juga dilangsungkan pelantikan pengurus PAC dan Ranting.
 
Dalam pelantikan tersebut, turut hadir anggota DPR RI, Adian Napitulu, yang menjabat sebagai pembina Pospera. Adian Napitulu, menegaskan Pospera mendukung penuh pasangan SAH dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kepri. Hal itu bahkan sudah dokumunikaskan langsung oleh Pospera kepada Presiden Jokowi.

"Presiden bertanya sama saya, siapa pasangan romo. Saya jawab Ansar. Keduanya orang baik, jawab saya," ungkap politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara, Ketua DPD Pospera Kepri, Hazhary, mengatakan, jika 2014 yang lalu Pospera berjuang untuk Jokowi, maka hari ini Pospera Kepri akan berjuang untuk pasangan SAH. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya