Berita

Sugar Shane Mosley/net

Olahraga

Jotosan Mayorga Kurang Jitu

Shane Mosley Menang KO Ronde 6
SENIN, 31 AGUSTUS 2015 | 09:23 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sugar Shane Mosley mengh­entikan perlawanan Ricardo Mayorga dengan kemenangan TKO di akhir ronde keenam dalam pertarungan ulang antar petinju veteran, dinihari kemarin WIB. Kemenangan ini sekali­gus mengulangi keberhasilan Mosley mengalahkan petinju asal Nikaragua itu dua tahun silam.

Atas keberhasilannya itu, Mosley yang kini berusia 43 tahun menambah panjang rekor menjadi (48-9-1, 40 KO). Meski usianya termasuk sudah uzur na­mun Mosley tetap tampil prima dengan mendominasi pertarungan sejak ronde pertama. Dia seolah tidak mau membiarkan Mayorga membalaskan dendam atas keka­lahannya di tahun 2013 lalu.

Kala itu, Mayorga yang memi­liki rekor (31-9-1) harus men­gakui ketangguhan Mosley setelah dipaksa mencium kan­vas di ronde ke-12, dan dinya­takan TKO. Penampilan buruk Mayorga kala itu pun nyaris sama dengan penampilannya di pertarungan kali ini.


"Saya tak menyangka bisa menang. Untungnya Mayorga (41) kembali bertarung dalam kondisi yang tidak mengesank­an. Serangan lewat pukulan-pukulannya tidak tampak mem­beri ancaman berarti. Justru sebaliknya, wajah Mayorga terus menerus dihantam pukulan-pu­kulan telak saya," kata Mosley.

Sementara di tempat berbeda, Leo Santa Cruz sukses mem­pertahankan rekor tak terkalah­kannya setelah memenangkan duel unifikasi gelar kelas bulu WBA kosong dan sabuk WBC melawan Abner Mares di Staples Center. Petinju yang lebih muda dua tahun dari mantan juara dunia tiga divisi itu menang den­gan keputusan mutlak 117-111, 114-114, dan 117-111.

Pertarungan kedua petinju yang berasal dari Meksiko itu bahkan memberikan hiburan menarik bagi 13.109 ribu penonton yang memadati Staples Center. Bahkan Santa Cruz dan Mares seperti tengah berada di kampung hala­man, sebab ribuan penonton tak henti-hentinya menyanyikan lagu kebangsaan mereka.

Namun demikian, pertarungan tampaknya menjadi kemenan­gan yang jelas untuk Santa Cruz. Pasalnya, petinju berusia 27 tahun itu terlihat leluasa dalam melepaskan pukulan di ronde awal hingga ronde 12.

Santa Cruz hanya kecolongan di ronde keempat ketika Mares secara membabi buta melepaskan pukulan yang sulit dibendung. Namun dia tidak kehilangan akal untuk kembali mendominasi jalannya pertarungan.

Tepat di ronde kesepuluh dan 12, Santa Cruz sukses membuat Mares menderita. Karena ia mampu melepaskan pukulan di detik-detik terakhir dan secara otomatis Santa Cruz telah me­menangkan gelar juara dunia di tiga divisi. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya