Berita

Susi Pudjiastuti/net

Kata Menteri Susi, Pelemahan Rupiah Bisa Bawa Dampak Baik

SABTU, 29 AGUSTUS 2015 | 16:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebut bahwa melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS justru membawa dampak baik bagi pihaknya.

Jika selama ini beberapa sektor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) masih banyak yang impor, seperti garam dan pakan ikan. Maka dengan menguatnya dolar, KKP akan mendorong industri dalam negeri agar tidak bergantung kepada impor.

Karena itu, Susi mengimbau supaya setiap kementerian bisa sama-sama mengerem untuk melakukan impor, termasuk impor garam.


"Saat seperti ini harga dolar tinggi, kami (pemerintah) harus bekerja keras untuk mengurangi impor. Tolonglah jangan impor saat petani garam panen. Impor yang jelas harus bisa dikurangi," tutur Susi di kantornya, Jakarta, Sabtu (29/8).

Di samping itu, menteri asal Pangandaran, Jawa Barat ini juga meminta bantuan masyarakat agar lebih menghargai dan menggunakan produk dalam negeri.

"Kadang-kadang ada bagusnya situasi seperti ini (dolar menguat). Tapi tentu dengan adanya dolar seperti ini tidak juga menguntungkan bagi komoditas yang lainnya. Kalau bisa pakai lokal ya kenapa tidak, seraplah hasil para petani. Di situlah nasionalisme kita harus muncul," tandas Susi seperti dikutip dari JPNN. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya