Berita

Advertorial

Pameran Potensi Desa, Gairahkan Daya Beli Masyarakat Lokal

SABTU, 29 AGUSTUS 2015 | 10:23 WIB | LAPORAN:

RMOL, Banyuasin-Pagelaran pameran potensi desa yang diselenggarakan di Kabupaten Banyuasin bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat di tengah situasi ekonomi nasional yang masih terpuruk.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar menegaskan, lesunya ekonomi nasional tidak berpengaruh dengan kondisi ekonomi masyarakat lokal.

"Nggak ada pengaruhnya, justru dengan adanya pameran ini bisa menggerakkan ekonomi masyarakat. Dan ternyata daya beli masyarakat masih tinggi," ujar Menteri Marwan usai membuka pameran potensi desa di Kabupaten Banyuasin.


Menurut Menteri Marwan, kondisi ekonomi lokal dinilai masih stabil dalam pengertian sosio kultural dan sosial ekonomi masyarakat.

"Ekonomi lokal menurut saya masih stabil, terbukri daya beli masyarakat masih tinggi di pameran potensi desa kali ini," tandasnya.

Selain menggairahkan daya beli masyarakat lokal, Menteri Marwan menegaskan bahwa pagelaran potensi desa yang diselenggarakan untuk yang kedua kalinya ini bertujuan untuk menyuguhkan beberapa potensi desa yang selama ini masih belum terkuak dan belum tersosialisasikan.

"Dengan adanya pameran potensi desa ini akhirnya kita bisa mengetahui, ternyata Kabupaten Banyuasin yang baru berumur 13 tahun menyuguhkan potensi desa yang berarti dan kemajuan yang luar biasa sebagai daerah hasil pemekaran pada tahun 2002," ujar Menteri Marwan.

Menteri Marwan menambahkan, potensi desa di Kabupaten Banyuasin bisa dikembang biakkan dengan berbagai cara seperti dengan membangun UMKM, untuk memproduksi berbagai produk unggulan yang layak jual.

"Banyuasin punya kekhasan dan potensi, meskipun ini daerah pemekaran tapi potensinya sangat bagus. Produk unggulan Banyuasin bisa menjadi bahan eksport jika dikemas dengan baik dan memenuhi kebutuhan masyarakat,”" imbuhnya.

Menteri Marwan berharap pameran potensi desa bisa terus diselenggarakan di beberapa daerah lain, untuk mengangkat perekonomian local dan memasarkan potensi desa di daerah tersebut. Semoga program ini kedepan akan terus berjalan dan berhasil mengangkat perekonomian local dan bisa mempromosikan potensi desa di kabupaten yang lain,” imbuhnya.

Disisi lain, Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian yakin bahwa pameran potensi desa 2015 akan mengangkat beberapa potensi yang dimiliki Kabupaten Banyuasin. Potensi yang dimiliki kabupaten Banyuasin di dominasi oleh produk pertanian dan perkebunan seperti sawit, karet dan pertanian padi. Karena Banyuasin adalah penghasil padi terbesar di Sumatera Selatan. Hampir 25 % padi di Sumatera Selatan berasal dari Banyuasin,” ujar Yan Anton.

Pameran potensi desa, menurut Yan Anton, akan berdampak pada semaangat masyarakat desa, pemerintah daerah dan Kementerian Desa untuk menunjukkan seluruh potensi masyarakat desa.

"Banyak beberapa hasil desa di Banyuasin yang sudah eksport, seperti kelapa khas dalam Kabupaten Banyuasin yang sudah eksport ke Malaysia. Semoga dengan adanya pameran ini, masyarakat semakin terdorong semangatnya untuk menguatkan produk local dan menguak beberapa potensi yang ada," tandasnya.[wid]
    

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya