Berita

Bisnis

Moratorium TKI Bukan Solusi!

SABTU, 29 AGUSTUS 2015 | 08:39 WIB | LAPORAN:

Kondisi perekonomian nasional yang tidak kunjung membaik yang ditengarai nilai tukar rupiah yang labil dan daya beli masyarakat yang terus tergerus, ditambah tingginya harga kebutuhan makanan pokok tiba-tiba membuat beberapa kebijakan pemerintah yang seolah-olah dinilai baik malah justru buruk.

Anggota Komisi IX DPR, dokter Adang Sudrajat mencontohkan pada kasus moratorium pengiriman tenaga kerja ke luar negeri.

"Moratorium TKI untuk saat ini sangat tidak menyelesaikan masalah ekonomi bangsa," katanya seperti dalam rilis, Sabtu (29/8).


Secara natural, dokter Adang menjelaskan, pertambahan pengangguran semakin berlipat-lipat akibat PHK di mana-mana. Hal ini lantaran  kemampuan industri atau dunia usaha dalam negeri tidak mampu mempertahankan stabilitas produksinya sehingga mempengaruhi penyusutan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan.

"Saya berharap pemerintah berpikir ulang untuk menghentikan kebijakan Moratorium TKI pada saat ini d imana perlambatan ekonomi telah memberi dampak besar termasuk PHK massal," pinta dokter Adang yang juga ketua Bidang Generasi Muda dan Profesi DPW Partai Keadilan Sejahtera Jawa Barat.

Justru dengan memberi kesempatan mengirim TKI kembali, ia yakin beban negara sedikit berkurang. Namun dengan catatan, tidak ada lagi perlakuan buruk terhadap TKI oleh oknum tak bertanggung jawab.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya