Berita

Iskan Qolba Lubis/net

Politik

PKS Sebut Harga Pasaran BBM Ditutup-tutupi

JUMAT, 28 AGUSTUS 2015 | 12:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pertamina tidak transparan dalam penentuan harga bahan bakar minyak (BBM). Hal itu dapat terlihat dari kebijakan Pertamina yang berbeda dalam menentukan harga penjualan solar di pasaran.

Begitu kata anggota Komisi VII DPR RI Iskan Qolba Lubis dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sesaat lalu (Jumat, 28/8).

"Sangat aneh, kalau solar yang dijual ke pabrik yang notabene tidak disubsidi lebih murah dari solar yang dijual di SPBU," kata Iskan.


Iskan juga menyoroti harga BBM yang saat ini belum turun. Padahal harga minyak dunia sedang menurun drastis. Menurutnya, sebagai BUMN yang bersentuhan langsung kepentingan publik, Pertamina sudah seharusnya menjelaskan harga baru ke publik sesuai dengan perkembangan harga minyak dunia yang turun.

"Karena jika tidak dijelaskan ke publik, maka terkesan ditutup-tutupi," tandas politisi PKS dari daerah pemilihan (dapil) Sumatera Utara II tersebut. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya