Berita

puan maharani/net

Politik

HUT RAKYAT MERDEKA

Puan Maharani Digelari "Orang Nomor Satu" di Indonesia

KAMIS, 27 AGUSTUS 2015 | 19:26 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Direktur Utama Harian Rakyat Merdeka, H. Margiono, menyampaikan kata sambutan yang penuh canda disertai sentilan politik ketika pembukaan Batu Nusantara show and contest di Merdeka Ball Room, Intermark, Bumi Serpong Damai.

Kontes batu nusantara yang digelar empat hari (hari ini sampai Minggu, 30/8) merupakan bagian dari perayaan 16 tahun Harian Rakyat Merdeka dan menjadi acara pameran, kontes dan diskusi batu terbesar yang pernah digelar di Indonesia.

Pada acara pembukaan acara itu hadir banyak pejabat negara. Mulai dari Menko Pemberdayaan Manusia dan  Kebudayaan, Puan Maharani; Ketua DPR RI, Setya Novanto; Menteri Perindustriam, Saleh Husin, Menkop UKM, Puspayoga.


Hadir pula Ketua Dewan Pembina Asosiasi Batu Mulia Indonesia (ABAMI) H. Wiranto; mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan; Gubernur Banten, Rano Karno; Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, Walikota Palu, Rusdi Mastura; dan Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya.

Margiono mendapat giliran pertama sebelum Wiranto, Rano Karno, Airin dan Puan Maharani mendapat giliran.

Ia menyampaikan bahwa Rakyat Merdeka bangga bisa menyelenggarakan sebuah acara bertema batu nusantara terbesar dan dihadiri paling banyak pejabat negara dan daerah.

Margiono menebak-nebak pikiran banyak orang yang hadir. Ia yakin pasti banyak yang bertanya-tanya, mengapa Rakyat Merdeka menggelar acara di Intermark yang pembangunannya masih 80-90 persen. Selain karena Intermark merupakan unit usaha Rakyat Merdeka, ada dua alasan lain yang dikemukakan Margiono.

"Pertama, karena Rakyat Merdeka enggak ada biaya untuk menyewa gedung lain," ungkap Margiono disambut tawa renyah para hadirin.

"Kedua, Mbak Puan, kami ingin menunjukkan bahwa kami di bawah terus bekerja. Jadi tolong Mbak Puan sampaikan kepada Pak Presiden, tanpa diajak 'Kerja, Kerja, Kerja pun', rakyat di bawah sudah terus bekerja. Kerja saja hidup masih sulit, bagaimana tidak bekerja?" lontarnya lagi-lagi menuai tepuk tangan.

Margiono kembali "menggoda" Puan dengan menyebutnya sebagai orang nomor satu di Indonesia. Bukan Presiden Jokowi, ataupun ibunya Puan, Megawati Soekarnoputri.

"Jokowi itu pejabat negara nomor satu, Bu Mega itu ya ibunya Mbak Puan," sebutnya, sedangkan Puan tampak tersipu-sipu di barisan depan.

Karena Puan orang nomor satu di Indonesia, lanjut Margiono, tentu saja Presiden Jokowi tidak berani menggeser Puan dari jabatannya saat reshuffle kabinet yang lalu. Puan menjadi satu-satunya Menko yang lolos dari badai reshuffle. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya