Berita

faozan amar/net

Politik

Bamusi Berharap Munas MUI Lahirkan Teladan Umat yang Berpengalaman

RABU, 26 AGUSTUS 2015 | 12:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Musyawarah Nasional (Munas) ke-IX di Surabaya harus bisa menjadikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai pengayom umat. Ini penting, agar bangsa ini dapat terus merasa aman dan damai.

Begitu kata Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Faozan Amar saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu (Rabu, 26/8).

"Selamat Munas ke-IX MUI. MUI harus menjadi pengayom umat dan bangsa. Sehingga semua warga bangsa senantiasa merasa aman dan damai," ujarnya.


Faozan menegaskan bahwa MUI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah. Namun itu bukan berarti MUI harus mengamini semua pendapat pemerintah. Artinya, lanjut Faozan, jika terdapat program dan kebijakan pemerintah yang merugikan rakyatm MUI harus berada di garda terdepan membela kepentingan rakyat.

"Keberpihan MUI adalah pada kebenaran dan keadilan. Tentu untuk mewujudkanya harus penuh dengan keadaban. Sebab sepak terjang MUI dilihat umat,"sambungnya.

Lebih lanjut, Faozan berharap Munas IX MUI yang diselenggarakan di Gedung Negera Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jawa Timur mulai 24 hingga 27 Agustus 2015 mampu melahirkan pemimpin umat yang berpengalaman dan mampu menjadi teladan umat.

"MUI harus dipimpin oleh orang yang berpengalaman, memiliki rekam jejak yang baik, dan bisa menjadi teladan bagi umat. Sehingga MUI menjadi organisasi yang disegani karena kiprah kepemimpinannya," tandasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya