fahira idris/net
fahira idris/net
"Kita semua tahu potensi ekraf bagi perekonomian begitu luar biasa. Tidak hanya banyak menyerap tenaga kerja, tetapi juga tahan krisis. Ekraf itu kekuatan ekonomi baru kita. Jadi tidak ada alasan bagi DPR untuk tidak memasukkan RUU ini dalam Prolegnas 2016," ujar Fahira Idris yang baru saja ditunjuk sebagai Wakil Ketua I Komite III DPD RI masa bakti tahun kedua di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (19/8).
RUU Ekonomi Kreatif wajib masuk Prolegnas 2016 untuk mengantisipasi bonus demografi yang saat ini sudah dialami Indonesia. Ledakan penduduk ini bisa menjadi petaka jika tidak ada penciptaan lapangan kerja baru dalam jumlah yang besar, terutama bagi penduduk usia produktif atau muda. Pengembangan ekonomi kreatif adalah jawaban dari persoalan ini.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17
Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21
Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19
Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45
Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15