Berita

ilustrasi/net

Penurunan Bendera di Istana Libatkan Drumband Akpol

SELASA, 18 AGUSTUS 2015 | 07:30 WIB | LAPORAN:

. Ada hal yang menarik dari upacara penurunan bendera di Istana Merdeka, Jakarta, Senin kemarin (17/8).

Penurunan bendera didahului acara seni dan budaya yang dipertunjukan putra-putri terbaik bangsa.  Antara lain pertunjukan dari Drumband Corps Cendrawasih Akademi Kepolisian Angkatan 47 Detasemen Satrio Pambudi Luhur, di bawah asuhan Gubernur Akademi Kepolisian Irjen Pol Pudji Hartanto.

Para taruna-taruni akpol itu menunjukkan aksi akrobatik saat memainkan alat musik. Para tamu undangan pun mendadak riuh saat mereka menunjukkan kebolehannya. Pergelaran tari dan musikal Puspargam kemerdekaan nusantara drum corps Cendrawasih Akademi Kepolisian angkatan 47 Detasemen Statrio Pambudi Luhur dengan Stick Master utama, Brigadir Taruna Mohammad Prasetyo berkolaborasi dengan 220 penari taruna-taruni akademi kepolisan angkatan 48 Detasemen Hastadarana, dan angkatan 49 Detasemen Prawira Hirya.


Dari kolaborasi itu, menghasilkan gerakan tari dalam alunan musik kontemporer yang mencerminkan kebesaran dan kekayaan budaya nusantara yang merupakan wujud semangat persatuan, dan kesatuan negara Republik Indonesia oleh taruna-taruni akademi kepolisian, sebagai generasi penrus bangsa yang siap melayani masyarakat.

Selain Drumband dari Akpol, upacara penurunan bendera juga dimeriahkan dengan Sejumlah tarian dan musik yang dipersembahkan di antaranya musik tradisional dan tari serampang dua belas dari Sumatera Utara, musik tradisional kakula dari Sulawesi Tengah, dan Herdi Perdana Band dengan penyanyi anak-anak Papua (PT Freeport), Dhara Gittanty Attaya F. Secioria, Sherra Fanesa (Binaan Elfa's Secioria, Dzulfikar Akbar Cordova (Dodo), serta penari latar. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya