Berita

Politik

Reshuffle Kabinet Ubah Situasi Politik Jadi Lebih Baik

RABU, 12 AGUSTUS 2015 | 17:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Reshuffle kabinet kerja yang dilakukan Presiden Jokowi diharapkan akan mengubah situasi politik menjadi lebih positif.

Begitu disampaikan pengamat komunikasi politik dari Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi), Hendri Satrio kepada redaksi, Rabu (12/8).

Menurut Hendri, kocok ulang kabinet merupakan langkah tepat yang dipilih Jokowi sebab menjadi jawaban atas keinginan masyarakat luas atas kinerja sejumlah menteri yang tidak memuaskan.


"Reshuffle sesuai dengan gambaran keinginan masyarakat berdasarkan hasil survei yang kami lakukan," kata Hendri kepada redaksi, Rabu (12/8).

Hasil survei yang dirilis Kedai Kopi pada minggu ketiga Juni 2015 menunjukan, mayoritas publik menginginkan Jokowi melakukan reshuffle kabinet. Sebanyak 60,4 persen responden mengatakan reshuffle sangat urgent dilakukan, sementara 38 persen responden menyatakan perombakan kabinet tidak penting.

Dari hasil survei ketika itu juga terpotret jika responden yang menyatakan sangat mendesak presiden melakukan reshuffle sebanyak 67,5 persen. Sementara yang menyatakan mendesak 15,6 persen ,yang kurang mendesak 14,9 persen, serta yang tidak mendesak 1,9 persen.

Terkait nama-nama menteri baru yang ditunjuk, Hendri menilai keputusan tersebut tak sepenuhnya pilihan Jokowi. Jokowi nampak mempertimbangkan masukan dari banyak pihak termasuk Wapres Jusuf Kalla (JK) dan ketua umum partai politik pengusung.

"Ini ditunjukkan dengan tidak bergesernya nama sofyan Djalil dan masuknya nama Pramono Anung (politisi PDIP)," tukasnya.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya