Berita

Hukum

Dilarang Membesuk, Pengacara OCK Pertanyakan Sikap KPK

SENIN, 03 AGUSTUS 2015 | 16:49 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali tidak mengizinkan kuasa hukum maupun keluarga OC Kaligis untuk bertemu pengacara senior yang ditahan lembaga anti korupsi tersangkut karena tersangkut kasus suap terhadap hakim PTUN Medan.

Kuasa hukum OC Kaligis, Alamsyah Hanafiah, menilai peraturan yang ada sengaja diubah-ubah sebagai upaya KPK untuk menghambat proses pendampingan hukum.

"Persoalannya kenapa hari ini peraturan diubah. Beberapa waktu lalu kami dijanjikan masuk, namun saat sudah sampai rutan Guntur (tempat OCK ditahan), kami kembali tak bisa masuk. Padahal hari ini adalah jam besuk," kesal Alamsyah Hanafiah saat ditemui di Gedung KPK, Jakarta, Senin (3/7).


Alamsyah melanjutkan, berdasarkan pengakuan petugas piket rumah tahanan KPK cabang Guntur, mereka mendapat perintah dari penyidik KPK untuk melarang bagi siapapun yang ingin bertemu OC Kaligis. Termasuk anak OC Kaligis, Velove Vexia yang tadi pagi tidak mendapat izin bertemu dengan sang ayah.

"Setiap membesuk selalu bikin surat permohonan. Ini tidak dikenal dalam undang-undang maupun aturan di  hukum acara pidana (KUHP)," ungkapnya.

Ia menduga kejadian pelarangan tersebut buntut dari kejadian adu mulut yang terjadi antara tim pengacara Kaligis dengan salah satu penyidik bernama Christian yang terjadi Jumat (31/7) lalu.

Berdasarkan pengakuan pengacara OC Kaligis lainnya, Jhonson Panjaitan, Christian mengusir seluruh pengacara di ruang tunggu penjenguk.

"Baru saya sampai sana, yang namanya penyidik Christian itu teriak, 'keluar semua penasihat hukum.' Saya katakan, 'saya penasihat hukum Pak OC Kaligis.' Dijawab, 'penasihat hukum Pak OC Kaligis nggak boleh masuk'. Lalu saya tanya 'kenapa saya tidak boleh? Saya mau lihat keadaan klien saya karena saya tahu kondisinya sedang tidak baik'," ungkap Jhonson. [zul]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya