Berita

neta s pane

Hukum

Kapolda, Usut Cepat Pengeroyokan TNI di Kampung Melayu!

MINGGU, 02 AGUSTUS 2015 | 16:09 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian harus segera mengusut tuntas kasus pengeroyokan dua anggota TNI di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (1/8) kemarin.

Begitu disampaikan Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW) Neta S  Pane dalam keterangannya sesaat lalu, Minggu (2/8).

"Jangan seperti di Sulawesi Selatan (Sulsel), kasus pengeroyokan terhadap dua anggota TNI tak kunjung terungkap tuntas hingga kini padahal satu dari korban pengeroyokan tewas," tegas Neta.


IPW berkeyakinan Kapolda Metro Jaya akan mampu mengungkap kasus pengeroyokan terhadap anggota TNI ini. Jika kasus ini tidak terungkap tuntas dikhawatirkan akan muncul aksi solidaritas.
Jakarta, kata Neta, pernah punya pengalaman buruk dalam hal ini. Tahun 2012 di Jakarta pernah muncul oknum yang menyebut dirinya sebagai Gang Motor Pita Kuning. Mereka mengamuk karena polisi tidak serius dan lamban dalam mengungkap kasus terbunuhnya anggota TNI AL, Kelasi Satu Arifin Sirih di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Akibatnya, kelompok ini mencari sendiri pelakunya. Dampaknya, oknum-oknum itu merusak sejumlah kantor polisi. Kasus ini perlu menjadi pelajaran bagi jajaran kepolisian.

"Untuk menghindari hal serupa, Kapolri perlu mengingatkan bawahannya sekecil apapun peluang keresahan dan konflik harus dihindari. Caranya, segera mengungkap kasus pengeroyokan yang menewaskan anggota TNI itu agar pelakunya bisa segera diadili," tukasnya.

Dua anggota Yon Zeni Konstruksi TNI, Sertu Indra Lesmana (26) dan Kopda Ade Wahyudin (34)dikeroyok sekelompok orang di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Sebelum dikeroyok, kedua anggota TNI itu ditabrak mikrolet. Saat keduanya meminta pertanggungjawaban, supir mikrolet itu berteriak dan kedua anggota TNI itupun babak belur dikeroyok massa.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya