Berita

RI-Palau Lanjutkan Diskusi Batas ZEE

MINGGU, 02 AGUSTUS 2015 | 14:42 WIB | LAPORAN:

Tim Teknis Batas Maritim Indonesia dan Palau sepakat melanjutkan perundingan untuk mencapai kesepakatan batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) kedua negara di Laut Filipina dan Samudera Pasifik.

Kesepakatan tersebut merupakan hasil pertemuan Preparatory Meeting to the Fifth Technical Meeting on Maritime Boundaries Delimitation between the Republic of Indonesia and the Republic of Palau, yang dilakukan Tim Teknis Penetapan Batas Maritim Republik Indonesia dan Republik Palau di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Manila, 30-31 Juli 2015.

Delegasi RI, berdasarkan keterangan pers Kementerian Luar Negeri (kemenlu) Indonesia yang diterima redaksi, Minggu (1/7), dipimpin oleh Direktur Perjanjian Politik, Keamanan dan Kewilayahan, Kementerian Luar Negeri Indonesia, Octavino Alimudin, dengan beranggotakan pejabat Kementerian/Lembaga yang duduk sebagai Anggota Tim Teknis Penetapan Batas Maritim RI. Adapun delegasi Palau dipimpin Mr. Ramon Rechebei, Special Envoy of the President of the Republic of Palau.


Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional, Kemenlu dan Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Republik Indonesia di Manila turut menghadiri pertemuan untuk memberikan keseriusan Pemerintah RI dalam penyelesaian perundingan penetapan batas ZEE kedua negara yang telah berlangsung selama 4 putaran sejak tahun 2010.

"Kedua delegasi pun melakukan diskusi dan bertukar pandangan mengenai aspek-aspek teknis dan hukum penetapan batas ZEE RI-Palau serta melakukan penjajagan untuk mempercepat penyelesaian penetapan garis batas ZEE yang dapat diterima oleh kedua belah pihak," begitu bunyi keterangan pers.

Kedua delegasi sepakat untuk melanjutkan diskusi teknis penetapan batas ZEE pada pertemuan selanjutnya yang akan diselenggarakan di Manila pada Minggu pertama atau ketiga pada bulan November 2015‎ mendatang.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya