Berita

ilustrasi/net

Hukum

SUAP PTUN MEDAN

KPK Dalami Peran Zul 'Jenggot'

SABTU, 01 AGUSTUS 2015 | 18:58 WIB | LAPORAN:

. Dugaan keterlibatan mantan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) asal PKS, Zulkarnaen alias Zul 'Jenggot' dalam kasus dugaan suap ke hakim dan panitera PTUN Medan tengah ditelusuri. Termasuk mengenai kemungkinan perannya sebagai 'sponsor' suap dan kolega dekat Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho.

"Masih pendalaman terhadap Zul," ungkap Plt Pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8).

Dugaan keterlibatan kader PKS itu kian mengemuka seiring proses penyidikan kasus yang telah menjerat Gatot dan istri mudanya Evi Susanti sebagai tersangka.


Informasinya, Zul 'Jenggot' merupakan pihak yang menjadi penyandang dana suap untuk hakim dan panitera PTUN Medan. Suap itu disinyalir untuk pemulusan gugatan yang dilayangkan Kabiro Keuangan Pemprov Sumut Ahmad Fuad Lubis ke PTUN Medan.

Gugatan ke PTUN Medan diduga kuat dilakukan untuk mencegah langkah Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menyelidiki kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Sosial dan Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Sumatera Utara tahun anggaran 2012 dan 2013. Uang yang diduga untuk pemulusan gugatan di PTUN itu disebut-sebut dari kasus yang saat ini ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).

Aliran uang yang diduga untuk menyuap itu diberikan melalui istri muda Gatot, Evy Susanti. Uang asal pengusaha yang bergerak dibidang jasa konstruksi bangunan sekaligus supplier yang kerap bekerjasama dengan Pemrov Sumut itu yang kemudian diatur Evy untuk diberikan ke hakim dan panitera PTUN melalui perantara OC Kaligis dan anak buahnya, Gerry.

Soal informasi diatas, Indriyanto masih enggan berspekulasi. Dia meminta agar publik bisa memberikan kesempatan bagi lembaga antirasuah untuk melakukan penyidikan lebih lanjut.

Kader PKS, Mustafa sebelumnya membenarkan bahwa Zul 'Jenggot' merupakan teman dekatnya dan Gubernur Gatot. Dia mengakui bahwa Zul 'Jenggot' pernah menjabat sebagai anggota Komisi C DPRD Sumut asal PKS.

"Iya. Iya," kata Mustafa mengungkap sosok Zul 'Jenggot' usai menjalani pemeriksan sebagai saksi untuk tersangka M. Yagari Basthara alias Gerry, di gedung KPK, Jakarta Rabu (30/7) malam.

Meski mengaku mengenal dekat, Mustafa mengklaim tak mengetahui soal keterlibatan Zul Jenggot daam kasus suap itu. Dia juga mengkaim tak mengtahui soal kabar Zul Jenggot jadi 'sponsor' suap tersebut.

"Enggak, ngga tahu saya," imbuh Mustafa.

Mustafa juga tak menampik Zul 'Jenggot' ikut dalam pertemuan di sebuah rumah makan sebelum Ahmad Fuad Lubis melayangkan gugatan ke PTUN Medan. Selain dirinya, Zul 'Jenggot', dan Fuad Lubis, kata Mustafa, hadir juga Gerry dalam pertemuan tersebut. Dalam pertemuan yang dihadiri Zul 'Jenggot' itu, Gerry menyodorkan dokumen ke Fuad. Fuad kemudian menandatangani dokumen yang disodorkan tersebut.

"Ya itulah yang mereka tandatangani itu, apakah itu kemudian yang mereka kan ada tandatangan disitu," ujar Mustafa.

Mustafa mengklaim tak mengetahui soal dokumen yang ditandatangi itu. "Saya pun tidak baca, mereka tanda tangan langsung selesai makan sudah bubar. Saya gak tau, gimana isi dari surat," ujar dia.

Zul 'Jenggot' sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait informasi yang telah ramai diberitakan ini. Sementara itu, Gatot sebelumnya mengaku tak mengenal sosok Zul 'Jenggot'. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya