Berita

moeldoko/net

RESHUFFLE KABINET

Moeldoko Kandidat Kuat Menko Maritim?

SABTU, 01 AGUSTUS 2015 | 17:03 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wacana kocok ulang Kabinet Kerja terus bergulir. Kini giliran nama mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko yang masuk gelanggang. Pria kelahiran 1957 yang tamat dari Akabri tahun 1981 itu disebut-sebut pantas menduduki posisi Menteri Kordinator Maritim menggantikan Indroyono Soesilo.

Pengalaman Moeldoko sebagai Panglima TNI yang dengan sendirinya pernah membawahi matra TNI Angkatan Laut diyakini membuat dirinya memiliki pemahaman yang komprehensif dalam memperkuat gagasan poros maritim yang digadang-gadang Presiden Joko Widodo.

Moeldoko juga diyakini bisa lebih cepat dan tegas dalam mengambil keputusan dan kebijakan terkait sektor maritim. Sejumlah kementerian penting berada di bawah kordinasi Menko Maritim, yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan dan tentu saja Kementerian Kelautan dan Perikanan.


Nama Moeldoko juga sempat disebut-sebut akan menggantikan Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno. Tetapi tak mudah bagi Moeldoko menempati posisi ini. Pertama karena sudah ada tokoh militer lain yang disiapkan untuk posisi itu. Kedua, karena kalau Moeldoko menjabat Menko Polhukam maka akan terjadi kegamangan mengingat Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di bawah Menko Polhukam jauh lebih senior.

Akan lebih baik, menurut sejumlah kalangan, bila Ryamizard naik posisi menjadi Menko Polhukam dan Moeldoko yang ditempatkan di posisi Menteri Pertahanan.

Namun skenario ini akan membuat tokoh yang disiapkan dan memiliki hubungan baik dengan tokoh utama di negeri ini jadi tak dapat tempat.

Maka, jalan keluar terbaik yang disebutkan adalah, menggeser Indroyono. Toh, Indroyono juga dianggap sebagai salah seorang menteri yang tidak begitu berprestasi. [dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya