Berita

jusuf rizal/net

Tommy Soeharto Mulai Dikenalkan sebagai Capres 2019 pada Warga NU

JUMAT, 31 JULI 2015 | 00:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tommy Soeharto mulai dikenalkan Ormas Kebangsaan Rumah Pergerakan Rakyat Parsindo (Perisai Swara Rakyat Indonesia) sebagai Capres 2019 kepada warga Nahdlatul Ulama (NU) serta alim ulama. Tommy diusung capres oleh Parsindo dan Lumbung Informasi Rakyat (Lira).

Demikian disampaikan Ketua Umum Parsindo, HM Jusuf Rizal, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 31/7). Jusuf Rizal mengatakan, perkenalan tersebut misalnya disampaikan saat melakukan pertemuan dengan Ketua Pengurus Wilayah NU Jatim, KH Hasan Mutawakkil Alallah di Kantor PWNU Jatim.

"Parsindo memang sedang melakukan Silaturrahmi Kebangsaan kepada Ulama dan Umaroh dalam rangka membangun semangat bersama menyikapi dan mencari solusi berbagai perkembangan bangsa, baik politik, ekonomi, agama maupun aspek sosial lainnya," ungkap Jusuf.


Menurut pria berdarah Madura-Batak itu, silaturrahmi kebangsaan ini penting dilakukan mengingat kondisi bangsa dirasakan bergerak ke arah yang kurang baik. Untuk itu NU sebagai organisasi besar digugah kembali, agar dapat ikut menyikapi berbagai perkembangan dan kondisi, baik karena perkembangan politik dalam negeri maupun politik dunia.

Parsindo juga menyampaikan masukan kepada NU agar momentum Muktamar NU ke-34 di Jombang dapat membuahkan hasil bagi kemajuan masyarakat, nusa dan bangsa. NU sebagai organisasi besar bersama Civil Society Organization (CSO) diharapkan dapat menjadi lokomotif dalam mengamankan jatidiri dan kedaulatan bangsa dari paham kiri maupun kanan yang dapat menghancurkan bangsa.

Untuk itu menurut pesan KH. Hasan Mutawakkil, lanjut Jusuf Rizal, Indonesia membutuhkan pemimpin yang kuat agar Indonesia dapat bertahan dan bangkit ditengah pengaruh globalisasi yang berdampak pada semua aspek kehidupan.
"Parsindo pun menyodorkan figur Tommy Soeharto sebagai Capres 2019 kepada warga NU," demikian Jusuf Rizal. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya