Berita

tb hasanuddin

Politik

TB Hasanuddin: Biarkan Saja Calon Tunggal Ikut Pilkada dan Dipilih Rakyat

RABU, 29 JULI 2015 | 15:39 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menunda Pilkada jika hanya terdapat satu pasangan yang maju dalam proses pemilihan, dinilai sebagai kebijakan yang kontraproduktif.

"Menurut hemat saya, itu kontraproduktif dengan roh demokrasi," kata politisi PDI Perjuangan, Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin, kepada wartawan, Rabu (29/7).

Politisi yang akrab dipanggil Kang TB ini mengatakan, demokrasi telah memberi ruang dan memberi kesempatan kepada warga negara untuk ikut dipilih sebagai kepala daerah. Jika kemudian yang muncul dalam proses menuju Pilkada hanya satu pasangan, maka demokrasi juga tidak bisa memaksa orang lain untuk ikut maju menjadi kompetitor.


"Dapat dibayangkan kalau beberapa tahun ke depan calonnya tunggal, maka pemerintahan pun tidak akan terbentuk dan ini merugikan rakyat setempat," tegas anggota Komisi I DPR RI ini.

Menurut Ketua DPD PDIP Jawa Barat ini, seharusnya KPU membiarkan calon tunggal maju dan dipilih oleh rakyat. Berapapun suara yang calon dapatkan akan membawa pasangan itu menuju pelantikan sebagai kepala daerah.

"Ini supaya pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Di beberapa negara maju tetap berlaku seperti itu. Malah, di beberapa negara maju, calon tunggal langsung dilantik," pungkasnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya