Berita

budi waseso

Politik

POLING

Setujukah Anda Budi Waseso Dipecat?

SABTU, 25 JULI 2015 | 16:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kontroversi terus lahir dari sosok Kepala Bareskrim Polri, Komisaris Jenderal Budi Waseso. Di awal menjabat, ia langsung mengejutkan publik dengan lancang menyebut ada pengkhianat di tubuh Polri. Banyak orang mengira yang dimaksud jenderal bintang tiga bernama keren Buwas itu adalah Komjen Suhardi Alius yang digantikannya sebagai Ka-Bareskrim.

Ia yang sebelumnya tak terlalu dikenal publik, tiba-tiba menjadi newsmaker karena menciduk Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, sebagai tersangka kesaksian palsu dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi pada 2010 silam.

Setelah itu, satu persatu pimpinan, penyidik sampai barisan aktivis pendukung KPK, masuk bidikan Bareskrim. KPK yang sebelumnya hampir dianggap lembaga "suci" langsung tak berdaya.


Baru-baru ini langkah Buwas kembali menuai polemik karena menetapkan dua petinggi Komisi Yudisial sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Hakim Sarpin Rizaldi.

Selain tokoh sekaliber Buya Syafii Maarif yang bersikap keras menanggapi manuver Buwas itu, lahir pula petisi online "Pecat Budi Waseso" yang digagas kalangan masyarakat.

Buwas tidak ambil pusing. Ia mengatakan, dirinya hanya menjalankan proses hukum sesuai aturan berlaku. Ia santai menanggapi petisi pencopotan dirinya sebagai Kepala Bareskrim Polri. Ia menyerahkan hal itu kepada pimpinan Polri dan Presiden Joko Widodo.

Fenomena Buwas ini dilematis. Satu sisi, jika penegakan hukum terhadap para pimpinan KPK dan KY, atau para aktivis lainnya, sudah berdasar undang-undang dan disertai bukti kuat maka tak ada cukup alasan untuk menghentikannya. Sementara itu, kita tak bisa menutup mata bahwa Indonesia sedang menghadapi perang besar melawan korupsi, di mana Polri masih mendapat stigma kurang baik dalam penanganan skandal-skandal keuangan negara.
 
Namun, akan sangat tak adil jika kita cuma sibuk berburuk sangka dan meminggirkan fakta deret kinerja Buwas dan para bawahannya. Dalam waktu singkat, Bareskrim di bawah komando Buwas bergerak cepat dalam menangani kasus-kasus dugaan korupsi besar. Misalya, korupsi pengadaan di Pemprov dan DPRD DKI Jakarta, juga dugaan korupsi di SKK Migas yang merugikan negara triliunan rupiah.

Kantor Berita Politik RMOL
mengajak para pembaca untuk terlibat dalam memberi pendapat terkait polemik Buwas. Apakah Anda setuju Buwas dicopot dari jabatan Kepala Bareskrim? Kami memberikan opsi Setuju, Tidak Setuju, dan Ragu-ragu.

Kami sampaikan bahwa poling ini menggunakan metode one IP one vote, tidak menggambarkan sikap umum masyarakat Indonesia, melainkan hanya sekadar bayangan dari sikap sebagian pembaca. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya