Berita

imam nahrowi/net

Olahraga

Hampir Seribu Orang Teken Petisi Cabut SK Pembekuan PSSI

SENIN, 20 JULI 2015 | 22:18 WIB | LAPORAN:

Harapan agar SK Pembekuan PSSI dicabut tidak hanya datang dari para insan sepak bola. Masyarakat biasa juga sangat ingin Menpora Imam Nachwari menarik SK itu. Buktinya, di dunia maya muncul petisi yang menyuarakan pencabutan itu. Hampir seribu orang sudah menandatanganinya. Semoga saja dengan petisi ini Menpora segera sadar.

Petisi ini dibuat seorang supoter dan penikmat sepakbola yang mengaku bernama Ade Chandra pada Sabtu lalu (18/7). Petisinya berjudul "Cabut SK Pembekuan PSSI!" yang dipasang di situs penyedia petisi, www.change.org. Pejabat yang dipetisi itu adalah Presiden Jokowi dan Menpora Imam Nachrawi. Sampai pukul 10 malam tadi, sudah 918 orang menandatangani petisi ini.

Dalam deskripsinya, Ade menyatakan hanya ingin melihat sepak bola yang merupakan hiburan rakyat dikembalikan seperti semula. Dia meminta Menpora untuk melihat banyak korban akibat SK itu, bukan hanya melihat satu kelompok saja.


Tak lupa, Ade juga menyelipkan hasil putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakatra yang mengabulkan permohonan PSSI membatalkan SK itu.

"Karena mengacu pada salah satu keputusan PTUN, Menpora wajib mencabut SK sanksi administratif terhadap PSSI yang telah diterbitkan. Maka, otomatis Menpora dalam hal ini harus menghormati keputusan tersebut," tulisnya.

Rupanya, petisi ini mendapat sambutan yang cukup banyak. Ramai-ramai publik dunia maya ikut menandatanganinya dengan harapan Menpora segera sadar dan mau mencabut SK itu. Eks pelatih Timnas yang kini menjadi juru racik Persija Jakarta Rahmad Darmawan juga ikut dalam daftar yang menandatangani petisi itu.

Tidak hanya di dunia maya, di Blackberry Massenger alias BBM juga muncul pesan berantai yang meminta Menpora segera mencabut pembekuan PSSI. Salah satunya pesan dari orang yang mengaku bernama Ferry Is Mirza.

"Mengacu pada salah satu keputusan Majelis Hakim PTUN Jakarta tanggal 14 Juli 2015, menyebutkan Menpora wajib mencabut SK sanksi administratif terhadap PSSI, maka, saya Ferry Is Mirza, 60 tahun, purna bhakti, alamat Juanda Regency Blok B No. 8. Pabean Sedati, Sidoarjo 61253, meminta Menpora Imam Nahrawi selaku Menpora/Pejabat Negara/Pembantu Presiden RI harus menghormati/mematuhi dan melaksanakan/menjalankan keputusan PTUN tersebut," demikian isi pesan itu.[ian]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Purbaya Soal THR Swasta Kena Pajak: Protes ke Bos Jangan ke Pemerintah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:35

Immoderma Clinic Hadirkan Remee Pro, Teknologi Baru Injector Skinbooster

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:28

Keterlibatan di BoP, Indonesia Jangan Terjebak Langgam Donald Trump

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:54

Ketika Risiko Bisnis Dipidanakan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:19

Digelar di Palu, Muswil DPW PPP Sulteng Lancar dan Sesuai Konstitusi

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:35

Komisi I DPR: Pemerintah Harus Konsisten Jalankan Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:13

Maskapai Saudia Mulai Buka Penerbangan Tujuan Dubai

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:59

Perempuan Bangsa Soroti Keselamatan Anak dan Lansia Saat Mudik

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:44

Purbaya Sudah Cairkan THR Pensiunan Rp11,4 Triliun, ASN Pusat Baru Rp3 Triliun

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:26

Pendapatan PGAS Naik Jadi 3,98 Miliar Dolar AS di 2025

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:07

Selengkapnya