Berita

ilustrasi/net

Pertahanan

Awas, Agitasi Separatis Letupkan Konflik Umat Beragama

SABTU, 18 JULI 2015 | 09:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ulah sekelompok masyarakat yang menyerang pelaksanaan salat Id di Kabupaten Tolikara, Papua, adalah agitasi murahan dari kelompok sparatis yang ingin mengalihkan isu separatisme politik ke isu agama.

Demikian pendapat aktivis Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Adnan Rarasina, dalam pernyataan tertulis kepada redaksi.                                                    

"Kebebasan melaksanakan ibadah dijamin dalam konstitusi, negara tidak boleh kalah oleh oknum pendukung separatis berkedok tokoh agama yang memprovokasi masyarakat kecil yang tidak tahu apa-apa dan hanya ikut-ikutan," tegas Adnan yang juga kader Partai Amanat Nasional.
                          

                          
Adnan mengimbau umat Islam untuk tidak melakukan manuver balasan. Ia menyebut, umat Islam sedang diadu domba dengan sesama anak bangsa.

"Sutradara dan aktor intelektual di belakang kejadian ini akan tertawa gembira bila umpannya termakan. Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan untuk mengusut tuntas," ucap Adnan.

"Kita baru akan turun gunung bila negara mendiamkannya,” tegasnya.

Lebih lanjut Adnan menjelaskan bahwa Islam di Indonesia adalah Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

"Mari kita bersatu dan maafkan saudara kita dalam damai di hari kemenangan Idul Fitri,” ucap Adnan. [ald]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya