Berita

Hukum

Tak Izinkan Besuk OC Kaligis, KPK Langgar UU!

JUMAT, 17 JULI 2015 | 19:53 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanggar Undang Undang dengan tidak mengizinkan pihak pengacara maupun keluarga dari tersangka kasus suap Hakim PTUN Medan, OC Kaligis untuk membesuknya, bahkan di hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1436 H.

Parahnya, tim pengacara bahkan sudah menunjukkan segala macam surat ke pihak KPK. Namun, semuanya tetap sia-sia.

"Dari pihak keluarga dan pengacara sudah diusahakan untuk jenguk Bapak OC di hari raya ini tapi gak diijinkan oleh KPK," terang salah seorang tim pengacara OC Kaligis, Nadia Saphira kepada RMOL, Jumat (17/7).


"Pihak pemegang kuasa hukum pun sampai saat ini tidak di ijinkan untuk bertemu. Daftar nama keluarga dan Surat Kuasa sudah di berikan tapi tidak diijinkan juga," sambungnya.

Padahal, lanjut Nadia, berdasarkan pasal 69 dan 70 ayat 1 KUHAP. Maupun pasal 60 KUHAP dan Pasal 46 ayat 1 dan 2 Undang-undang No.30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi keluarga berhak mengunjungi seorang tersangka korupsi.

"Bahwa berdasarkan ketentuan diatas pihak keluarga maupun pihak pemegang kuasa kenapa tidak diijinkan untuk bertemu. Bahkan tanpa dasar hukum saja tidak kemanusian kalo Pak OC tidak boleh di jenguk sama sekali apalagi di hari raya," sesalnya.

Ada keterangan jelas dari pihak kpk?

"Gak ada alasan yang valid dari pihak KPK," tandas artis pemeran film Jomblo ini. [sam]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya