Berita

ilustrasi/net

Olahraga

Blatter Pilih Ke Kualifikasi Piala Dunia 2018

Tolak Undangan Senat Amerika
RABU, 15 JULI 2015 | 10:19 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

FIFA menolak undangan senat Amerika Serikat yang meminta kehadiran sang Presiden, Sepp Blatter untuk memberi keterangan terkait skandal korupsi di tubuh organisasi tersebut. demikian pernyataan pihak Kongres AS, belum lama ini.

"Kantor Senator Moran telah menghubungi FIFA untuk mem­bahas kemungkinan Blatter bisa memberi testimoni, tapi ternyata mereka menolak," kata Garrete Turner, jurubicara untuk Senator Jerry Moran.

Setelah itu FIFA tidak segera merespons permintaan itu, dan perwakilan Blatter di AS menolak berkomentar. Pekan lalu Blatter mengatakan dalam wawancara dengan koran Jerman, Welt am Sonntag, bahwa ia tidak akan melakukan perjalanan yang be­resiko sehingga segalanya jelas.


Kakek asal Swiss berusia 79 tahun itu tidak hadir dalam final Piala Dunia Putri di Vancouver, Kanada, pada awal bulan lalu. Tapi dia berencana ke Rusia akhir Juli untuk acara undian kualifikasi Piala Dunia 2018.

Ketua Federasi Sepak Bola AS (USSF) Sunil Gulati, yang juga sebagai anggota komite ekse­kutif FIFA perwakilan kawasan Amerika Utara, juga tidak hadir memenuhi undangan Senat AS. Tapi USSF akan diwakili oleh Sekjan Dan Flynn.

Kantor Senator Moran men­gatakan Flynn adalah pejabat tertinggi di sepak bola AS yang diharapkan dapat memberikan keterangan.

Selaon itu tiga orang lainnya yang diundang senat adalah Michael Hershman, investigator komite independen FIFA pada 2011-2013, Sunjeev Very (peja­bat Amnesty International), dan Andrew Jenning, jurnalis Inggris yang melakukan investigas ka­sus korupsi FIFA.

Para senator akan menanyakan kemungkinan adanya pejabat baru sepak bola AS yang mengetahui kasus korupsi FIFA itu.

Spekulasi kini mununjuk kuat ke mantan pejabat sepak bola AS, Chuck Blazer yang menjadi anggota komisi eksekutif FIFA selama 17 tahun. ***

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Purbaya Soal THR Swasta Kena Pajak: Protes ke Bos Jangan ke Pemerintah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:35

Immoderma Clinic Hadirkan Remee Pro, Teknologi Baru Injector Skinbooster

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:28

Keterlibatan di BoP, Indonesia Jangan Terjebak Langgam Donald Trump

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:54

Ketika Risiko Bisnis Dipidanakan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:19

Digelar di Palu, Muswil DPW PPP Sulteng Lancar dan Sesuai Konstitusi

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:35

Komisi I DPR: Pemerintah Harus Konsisten Jalankan Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:13

Maskapai Saudia Mulai Buka Penerbangan Tujuan Dubai

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:59

Perempuan Bangsa Soroti Keselamatan Anak dan Lansia Saat Mudik

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:44

Purbaya Sudah Cairkan THR Pensiunan Rp11,4 Triliun, ASN Pusat Baru Rp3 Triliun

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:26

Pendapatan PGAS Naik Jadi 3,98 Miliar Dolar AS di 2025

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:07

Selengkapnya